Presiden AS Donald Trump memberikan penghormatan kepada Senator Lindsey Graham yang meninggal pada usia 71 tahun. Namun, pujiannya kerap bercampur dengan kritik.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengenang Graham sebagai seseorang yang terlalu sering meneleponnya. "Dia akan menelepon saya sepanjang waktu.

>>> 5 HP Android 3 Jutaan untuk Main MLBB dan FF Lancar di 2026

Saya bilang: 'Berhenti menelepon saya, Lindsey,'" kata Trump.

Trump juga menyebut Graham sebagai pemain golf yang buruk. "Dia bukan pemukul bola yang hebat, dia bukan Jack Nicklaus, dia bukan Tiger Woods," ujarnya.

Di Truth Social, Trump lebih antusias dengan tanda seru. "Senator Lindsey Graham, salah satu orang dan Senator terhebat yang pernah saya kenal, telah meninggal!"

tulisnya. "Dia selalu bekerja, dan merupakan Patriot Amerika sejati.

Lindsey akan sangat dirindukan!!!"

Trump juga menambahkan, "DETAIL DAN PENGATURAN MENYUSUL. Sedih sekali!"

Pujian yang diselingi kritik ini mencerminkan hubungan rumit Trump dengan Graham. Pada 2016, Graham menyebut Trump sebagai "brengsek" dan "rasis".

>>> CrazyGames Rilis Obby: +1 Jump per Click, Game Parkour Clicker Juli 2026

Setelah Trump menang, Graham berbalik menjadi pendukung setia.

Namun, setelah kerusuhan 6 Januari, Graham sempat memutuskan hubungan dengan Trump. "Trump dan saya, kami mengalami perjalanan yang berat – saya benci ini berakhir seperti ini," ujarnya saat itu.

Graham segera kembali ke kubu Trump dan bulan lalu memujinya sebagai "tidak jauh di belakang Tuhan".

Trump mengingat momen itu: "Dia punya satu momen buruk, yaitu soal 6 Januari... lalu dia menelepon saya 40 menit kemudian dan menariknya kembali.

Jadi saya beri dia 99, bukan 100."

Trump tetap menyisipkan kritik meski menghargai kesetiaan Graham. "Dia bermain golf dengan orang-orang dan Anda menyukainya," kenang Trump.

"Bukan karena dia pemukul bola yang hebat... dia bukan Jack Nicklaus."

>>> OnePlus Tidak Hanya Hengkang dari AS, tapi Juga dari India

Komentar Trump menunjukkan bahwa ia selalu ingin menjadi nomor satu dan dominan, bahkan terhadap orang yang sudah meninggal.