"Udah diputusin malah. Pak Presiden bilang, 'ganti, bubarkan'.

Saya ngerayu dia sedikit, 'Pak, setelah ini Pak ya, biar saya beresin dulu'," ujar Purbaya.

Ia menargetkan pembenahan selesai pada September tahun ini. "Saya minta betulin itu sampai September ini.

Saya akan masuk lagi ke sana obrak-obrik semuanya," ujarnya.

Menurut dia, jika pembubaran benar-benar terjadi, ribuan pegawai Bea Cukai akan terdampak.

Purbaya mengaku telah menjelaskan langkah ini langsung kepada jajaran pimpinan Bea Cukai.

"Bea Cukai itu sudah diputuskan dibubarin di rapat terbatas. Saya justru ngegebuk anda (Bea Cukai) ini supaya anda bisa memperbaiki diri supaya enggak dibubarin.

Saya bisa ngerayu Presiden setahun," ucapnya.

Dalam proses pembenahan, Purbaya masih menemukan dugaan pelanggaran seperti under invoicing dan impor ilegal. Ia menyebut praktik serupa masih terpantau di Bea Cukai Jakarta meski pejabatnya sudah dirombak.

"Sekarang yang Jakarta pun seperti itu sama, padahal pejabatnya baru. Ada yang monitor bahwa itu masih melakukan hal yang ini.

Kita monitor terus. Udah kita obrak-abrik pun masih seperti itu.

Yang jelas, nggak lama lagi kita tangkap," ujar Purbaya.

>>> The First Descendant Rilis Enam Event Baru dengan Update 1.3.34, Termasuk Skin Gratis Sharen

Purbaya mengatakan telah mengganti seluruh pejabat eselon II di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai bagian dari upaya pembenahan.