Dulu, setiap kali ingin mengatur sesuatu, saya langsung mengunduh aplikasi produktivitas baru.

Satu aplikasi untuk anggaran, satu lagi untuk perencanaan makan, satu untuk melacak proyek, dan satu lagi untuk mengelola langganan.

>>> Kuntadi Calon Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Berharta Rp3,6 M

Namun, saya akhirnya menyadari bahwa saya sudah memiliki alat yang bisa melakukan sebagian besar pekerjaan itu: Google Sheets.

Masalahnya, membuat spreadsheet dari awal bisa memakan waktu.

Setelah mulai menggunakan Gemini di Google Sheets, membuat tracker, perencana, dan dasbor menjadi semudah mendeskripsikan apa yang saya inginkan dalam bahasa Inggris biasa.

Gemini Menghilangkan Bagian Tersulit dari Spreadsheet

Setiap spreadsheet baru berarti harus memutuskan strukturnya, membuat kolom, menulis rumus, menambahkan menu dropdown, menerapkan pemformatan bersyarat, dan membuat grafik.

Bahkan anggaran sederhana atau tracker kebiasaan bisa memakan waktu terlalu lama untuk diatur.

Gemini menghilangkan banyak pekerjaan itu. Alih-alih membuat spreadsheet secara manual, Anda bisa mendeskripsikan kebutuhan Anda.

Misalnya, Anda bisa meminta Gemini untuk membuat anggaran bulanan dengan total otomatis dan grafik, membangun tracker proyek dengan dropdown status, menghasilkan rumus untuk menghitung pengeluaran, merangkum tren data, atau menjelaskan mengapa rumus tidak berfungsi.

Gemini juga bisa membuat tabel pivot, menerapkan pemformatan bersyarat, membuat grafik, dan mengatur data tanpa perlu mengingat di mana setiap opsi berada atau bagaimana setiap fungsi bekerja.

Memulainya cukup mudah, asalkan Anda memiliki akses ke Gemini di Google Sheets. Fitur ini tersedia untuk pelanggan Google Workspace yang memenuhi syarat dan pelanggan paket Google AI.

Anda harus membuka spreadsheet di komputer dan klik tombol Tanya Gemini di sudut kanan atas untuk mengakses panel samping.