Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan peringatan keras kepada Iran. Ia meminta Teheran tidak meluncurkan serangan baru ke Negeri Zionis.

Netanyahu menyampaikan ancaman itu dalam sebuah konferensi di Negev, Selasa (14/7). Ia menegaskan Israel siap menghadapi segala skenario.

>>> Maju Mundur Pembahasan RUU Perampasan Aset di DPR

"Saya punya satu pesan untuk para pemimpin Iran: Jangan berharap ada ketenangan jika kalian menyerang kami," kata Netanyahu seperti dikutip Times of Israel.

Ia menambahkan bahwa respons Israel kali ini akan berbeda dan jauh lebih kuat.

"Tanggapan sebelumnya sudah cukup kuat, tetapi setiap upaya lebih lanjut akan disambut dengan tanggapan yang berbeda," ujarnya.

>>> Satu Kutukan Piala Dunia Terjadi, Dua Lainnya Masih Bertahan

Ketegangan Iran-AS Memanas

Pernyataan Netanyahu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat sejak awal Juli.

AS menyerang sejumlah wilayah Iran, terutama pesisir, setelah Iran menyerang tiga kapal komersial di Selat Hormuz.

Sebagai balasan, Iran menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah. Teheran juga menargetkan kapal-kapal sekutu AS yang melintasi Selat Hormuz.

>>> Harga Ayam dan Telur di Pasar DKI Stabil Meski HAP Peternak Naik

Pekan lalu, Iran mengancam akan menargetkan Israel jika serangan AS berlanjut. Namun, hingga saat ini ancaman tersebut belum dilaksanakan.