Membangun ketangguhan mental bukan berarti orang tua harus keras atau penuh hukuman.

Psikolog anak Tovah Klein mengatakan orang tua tetap perlu menunjukkan empati dan dukungan saat anak menghadapi kegagalan.

Melindungi anak dari setiap rasa kecewa justru tidak membantu mereka menjadi pribadi yang tangguh. "Saya melihatnya sebagai pendekatan yang lebih penuh empati dan tetap terhubung.

Katakan, 'Ini mungkin sulit, tapi aku akan ada di sini setelah kamu selesai melaluinya'," ujar Klein.

Dengan cara itu, anak memahami bahwa orang tua tetap mendukung mereka apa pun hasilnya. "Aku percaya kamu bisa melewati tantangan ini.

Aku akan tetap ada, apa pun hasilnya, baik kamu menang, kalah, atau di posisi tengah," katanya.

Amen juga menyarankan orang tua melibatkan anak dalam tanggung jawab sehari-hari.

American Psychological Association (APA) menyebut anak yang terbiasa membantu orang lain cenderung memiliki rasa tanggung jawab dan percaya diri lebih baik.

>>> 4 Rekomendasi Showcase Minuman Termurah dengan Kapasitas Besar dan Hemat Listrik

"Biarkan mereka mulai mencari solusi atas masalah mereka sendiri, daripada orang tua terlalu banyak ikut campur," kata Amen.