Presiden Donald Trump mengumumkan akan menyampaikan pidato nasional dari Gedung Putih pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 21.00 ET.

Pidato tersebut akan menyajikan intelijen yang baru dideklasifikasi mengenai keamanan pemilu AS dan dugaan kerentanan pada mesin pemungutan suara.

>>> Missoula Art Museum Gelar Acara Native Lit Festival

Seorang pejabat administrasi yang berbicara dengan Reuters secara anonim mengatakan pidato itu akan menyoroti intelijen terkait pemilu 2020 dan kelemahan yang dapat membuka sistem pemungutan suara terhadap intrusi siber asing.

Pidato ini dijadwalkan di tengah konflik yang berkelanjutan dengan Iran dan menjelang pemilu paruh waktu mendatang.

Banyak pengadilan dan pejabat keamanan siber telah berulang kali menegaskan keamanan pemilu 2020.

Saat bertemu dengan Perdana Menteri Irak di Ruang Oval pada Selasa, Trump mengonfirmasi pidato tersebut akan berpusat pada sistem pemilu.

"Itu menyangkut subjek itu," kata Trump kepada wartawan.

Presiden kemudian menekankan pentingnya pidato tersebut selama pertemuan bilateral.

"Ini benar-benar berita besar, dan negara kita harus berbenah," kata Trump.

Trump juga menekankan pentingnya fundamental integritas pemilu.

"Tidak ada yang lebih besar, karena tanpa pemilu yang bebas dan adil, Anda tidak memiliki negara," ujarnya.

Presiden mengakhiri pernyataannya dengan menjanjikan pengumuman besar.

>>> Spanyol Tiga Kali Beruntun Bikin Prancis Menangis

"Kami akan membahas hal-hal lain juga, tapi ini akan menjadi pengumuman yang sangat besar," kata Trump.

Trump sebelumnya telah membagikan berita tentang slot waktu utama tersebut di media sosial awal pekan ini tanpa menyebutkan topiknya.

Dalam wawancara radio dengan pembawa acara Hugh Hewitt, Trump mengatakan pidato itu akan seperti pidato-pidatonya yang lain.