Pencipta Star Wars, George Lucas, menjadi tokoh terbaru yang mendukung penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam seni kreatif. Ia membandingkan kebangkitan AI dengan penemuan mobil.

Dalam wawancara dengan A Rabbit's Foot, Lucas mengatakan bahwa AI memudahkan pembuatan film. "Ini seperti duduk di sini dan berkata, 'Saya percaya kereta kuda adalah yang terbaik.

>>> Indonesia Peringkat Kedua Kasus Gagal Jantung di Asia, Ini Penyebabnya

Mobil-mobil ini rusak, butuh bensin, ada banyak masalah, dan sebentar lagi akan menjadi tank dan membunuh orang. Itu mengerikan.'

Tidak ada yang bisa Anda lakukan," ujarnya.

Analogi mobil adalah salah satu rasionalisasi paling umum untuk kepasrahan terhadap AI dalam perdebatan tentang peran teknologi di berbagai medium.

Namun, banyak analis masih melihat implikasi terburuk AI tidak bisa dihindari.

Di industri video game, banyak pengembang terkemuka menolak menggunakan AI sama sekali.

>>> OMG Hello! Terlanjur Mencintaimu Turun Bareng Arisan, Inilah Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 15 Juli 2026

Sementara itu, sutradara seperti Christopher Nolan memuji Generasi Z karena "penolakan besar-besaran terhadap lompatan teknologi yang dianggap fundamental."

Lucas mengakui AI memiliki risiko, tetapi berargumen bahwa AI cukup pintar untuk mengoreksi diri sendiri.

"Jika Anda ingin AI memberi tahu Anda kapan sesuatu itu palsu dan dari mana asalnya, AI bisa melakukannya.

Manusia tidak bisa, kita tidak sepintar itu," katanya.

Sebagai salah satu pembuat film paling produktif dan berpengaruh, Lucas dikenal karena mendorong batas teknologi dan merevolusi efek visual.

>>> Sinopsis Asoka Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 15 Juli 2026 di ANTV

Pandangannya yang optimis terhadap AI mungkin bisa dimaklumi, meskipun banyak penggemar film dan kreatif merasa khawatir.