Shawn Layden, mantan kepala PlayStation, menyatakan dukungannya agar Microsoft bisa mengembalikan kejayaan Xbox. Hal ini disampaikan di tengah kondisi Xbox yang terus mengalami pengurangan karyawan dan penutupan studio.

Dalam wawancara dengan Kotaku, Layden mengenang era keemasan persaingan antara PS3 dan Xbox 360. Ia menyebut persaingan itu seperti pertarungan Muhammad Ali melawan Joe Frazier.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 16 – 19 Juli 2026

Menurut Layden, persaingan ketat antara dua platform justru menguntungkan industri game. "Kedua platform saling mendorong untuk menjadi lebih baik," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa energi untuk inovasi dan diferensiasi akan berkurang jika hanya ada satu pemain dominan. Oleh karena itu, Layden berharap Xbox bisa mendapatkan kembali momentumnya.

PlayStation dan Xbox telah menjadi pesaing langsung di pasar konsol selama beberapa generasi. Sementara itu, Nintendo kini lebih memilih jalurnya sendiri dengan fokus pada gim eksklusif.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 16 – 19 Juli 2026

Layden sebelumnya juga menekankan pentingnya gim eksklusif. Ia pernah mengatakan bahwa jika Mario muncul di PlayStation, itu akan menjadi kiamat.

Menyusutnya Xbox menjadi perhatian besar bagi Sony. Dengan PlayStation yang mulai meninggalkan gim fisik, kekhawatiran akan dominasi tunggal semakin mengemuka.

>>> Saliba Cedera, Spanyol Unggul atas Prancis di Babak Pertama

Layden juga berpendapat bahwa Xbox harus memilih antara menjadi platform atau penerbit. Ia menegaskan bahwa tujuannya membuat gim bukan untuk merebut pangsa pasar, melainkan memperbesar kue industri.