Perdagangan digital telah mengubah lanskap industri kopi Indonesia. Teknologi rekomendasi berbasis algoritma, konten video pendek, dan LIVE Shopping menjadi faktor penentu keberhasilan merek.

Sakha Coffee Roastery menjadi contoh bagaimana social commerce memperluas distribusi kopi origin Nusantara dari Aceh hingga Papua. Mereka memanfaatkan ekosistem #BeliLokal Tokopedia dan TikTok Shop.

>>> Apakah HP Harus Rutin Di-restart? Ini Waktu Tepat dan Manfaatnya

Pendiri Sakha Coffee Roastery, Teuku Andi Nova Reza, mengatakan perubahan terbesar bukan hanya dari kanal penjualan baru, tetapi cara konsumen menemukan produk.

"Tokopedia dan TikTok Shop membantu kami menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia. Yang paling penting, kami bisa menceritakan asal-usul setiap kopi melalui konten dan LIVE Shopping," ujarnya.

Ia menambahkan, ketika orang memahami cerita di balik produk, mereka tidak hanya membeli kopi tetapi juga menghargai perjalanan di baliknya.

Konten Kini Menjadi Mesin Discovery Produk

Berbeda dengan e-commerce konvensional yang bergantung pada pencarian, social commerce memanfaatkan video pendek, siaran langsung, dan algoritma rekomendasi.

Ini mempertemukan produk dengan calon pembeli yang sebelumnya tidak mengenal merek tersebut.

Perubahan pola discovery ini membuat edukasi menjadi bagian dari proses transaksi.

>>> Perjalanan Mr Tauseef: Dari Sulap hingga Jadi Kreator Gaming Ternama

Melalui konten digital, Sakha Coffee tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga memperkenalkan karakter kopi dari Mandailing, Toraja, Flores, Papua, hingga Bali.

Pendekatan tersebut mengubah proses pembelian dari sekadar transaksi menjadi pengalaman berbasis konten (content-driven commerce).

LIVE Shopping Bukan Lagi Sekadar Promosi

Fenomena LIVE Shopping berkembang menjadi kanal konsultasi dan edukasi produk secara real time.

Sakha Coffee mengungkapkan sesi LIVE tidak hanya menarik konsumen individu, tetapi juga pemilik coffee shop yang melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Model ini menunjukkan bagaimana interaksi dua arah mampu meningkatkan tingkat konversi dibanding katalog digital statis.

>>> Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, Makin Fasih Berbahasa Indonesia

Digitalisasi Perluas Akses Pasar Kopi Nusantara

Dampak teknologi tersebut mulai terlihat pada pertumbuhan bisnis. Sekitar 40 persen penjualan Sakha Coffee kini berasal dari Tokopedia dan TikTok Shop.