Empat orang terduga pelaku intimidasi terhadap Dokter Eliza Princila Pakaenoni atau Dokter Icha menjalani pemeriksaan di Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (14/7).

Mereka terdiri dari tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) dan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

>>> 5 Duel Kunci Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Ketiga anggota DPRD tersebut adalah Therensius Lazakar dari Partai Golkar, Norbertus Tubani dari PKB, dan Veronika Lake dari PDIP.

Sementara ASN yang ikut diperiksa adalah Maria Mathildis Sau, dokter hewan di Dinas Peternakan TTU.

Pantauan CNNIndonesia. com menunjukkan keempat terduga tiba di Polda NTT sekitar pukul 10.30 Wita secara terpisah.

Therensius, Norbertus, dan Maria tiba dalam satu mobil, sedangkan Veronika datang dengan kendaraan lain.

Setelah tiba, mereka langsung menuju Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT dan masuk ke ruang Subdit 1 Jatanras untuk diperiksa.

Keempat terduga tidak memberikan komentar kepada wartawan saat memasuki gedung. Hingga berita ini ditulis, mereka masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor.

Sebelumnya, para terduga meminta penundaan pemeriksaan yang seharusnya dilakukan pada Senin (13/7) dengan alasan berhalangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Pol. Sigit Haryono, membenarkan bahwa pemeriksaan ditunda atas permintaan kuasa hukum para terduga.

>>> Isu Malvinas Warnai Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina

Dalam kasus ini, tim joint investigation telah memeriksa 32 orang saksi.

Sebanyak 27 saksi diperiksa di Kefamenanu, dan lima saksi dari pihak keluarga Dokter Icha diperiksa di Polda NTT.

Para saksi yang diperiksa di Kefamenanu meliputi tenaga kesehatan di RSUD Kefamenanu, Rumah Sakit Leona, pasien yang berada di lokasi saat dugaan intimidasi, serta pihak-pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.