Bangunan lama SD Negeri Pondok Cina (Pocin) 1 di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat, akhirnya dibongkar pada Senin (13/7).

Proses pembongkaran menggunakan alat berat dan puing-puing telah dibersihkan.

>>> Jadwal Program ANTV Rabu, 15 Juli 2026 Ada Mega Bollywood Asoka, Antara Cinta dan Dusta, Jaane Anjaane, Doriyaann, Series Thanak, Sayali, Vasudha, Teri Meri Plus Link

Kini bangunan yang sempat menjadi polemik itu rata dengan tanah. Pagar sekolah ditutup seng dan terpasang papan informasi proyek.

Papan proyek menyebutkan lokasi eks SDN Pocin 1 akan diubah menjadi rumah kreatif anak istimewa. Proyek ini memiliki anggaran Rp15,7 miliar dan ditargetkan selesai dalam 165 hari.

Kronologi Polemik SDN Pondok Cina 1

Polemik bermula pada 2022 saat Pemkot Depok berencana membongkar sekolah untuk pembangunan Masjid Raya Depok. Rencana itu ditolak sebagian orang tua murid.

Orang tua menggugat Wali Kota Depok saat itu, Mohammad Idris, ke PTUN Bandung dan PTUN Jakarta, namun gugatan ditolak.

Mereka juga melapor ke kepolisian, Ombudsman, dan Komnas HAM.

>>> Siapa Sebenarnya Yuenchi Arwindi? Sosok Advokat Muda yang Mendadak Viral Dikaitkan dengan Kasus Febrie Adriansyah

Di tengah polemik, siswa dipindahkan ke SDN Pocin 5 yang kemudian berganti nama menjadi SDN Pocin 1.

Upaya hukum berakhir setelah PTTUN Jakarta menguatkan putusan PTUN Bandung pada 2024.

Rencana pembangunan Masjid Raya Depok batal. Lahan kosong kemudian dialihfungsikan menjadi rumah kreatif anak istimewa oleh Wali Kota Depok Supian Suri.

Tanggapan Warga

Warga sekitar menyayangkan pembongkaran tersebut. Agus Dowan, pengemudi ojek online, mengaku kecewa karena sekolah sudah berdiri sejak 1960-an.

>>> Saham Agenus Melonjak 100% Setelah Private Placement $340 Juta

Ia menilai alih fungsi menjadi rumah kreatif bukan solusi bijak dan mendesak Pemkot Depok memberikan penjelasan transparan. Agus juga mempertanyakan visi-misi proyek tersebut.