Idaho Sahkan Inisiatif Pemilih untuk Batalkan Larangan Aborsi Ketat
Menteri Luar Negeri Idaho pada Senin mengesahkan sebuah inisiatif pemilih yang bersejarah, membuka jalan bagi warga untuk menentukan masa depan hukum reproduksi ketat negara bagian itu pada November mendatang.
Inisiatif ini bertujuan untuk membatalkan larangan aborsi yang berlaku di semua tahap kehamilan.
>>> Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio Kampanyekan Pembubaran ICC
Sebuah organisasi sukarelawan bernama Idahoans United for Women & Families memimpin penggalangan petisi untuk menempatkan inisiatif tersebut dalam surat suara musim gugur.
Kelompok itu berhasil mengumpulkan lebih dari 100.000 tanda tangan, jauh melampaui persyaratan hukum sebanyak 70.725 tanda tangan terverifikasi.
Jika disetujui pemilih, inisiatif ini akan menetapkan undang-undang yang melindungi kebebasan reproduksi.
Strategi ini berfungsi sebagai perubahan legislatif langsung, bukan amandemen konstitusi negara bagian Idaho.
Kerangka kerja yang diusulkan akan mengembalikan peraturan reproduksi Idaho ke status yang mirip dengan lingkungan hukum sebelum Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan Roe v.
Wade pada 2022.
Undang-undang baru akan mengizinkan aborsi hingga viabilitas janin, yang biasanya terjadi sekitar 21 minggu kehamilan, sambil melindungi pilihan individu terkait kontrasepsi dan perawatan kesuburan.
Setelah perubahan federal dalam perlindungan aborsi, kelompok advokasi di seluruh negeri telah menggunakan referendum tingkat negara bagian untuk memulihkan akses reproduksi.
Tren nasional menunjukkan bahwa pendukung hak aborsi telah kalah dalam empat pemungutan suara di seluruh negara bagian tetapi memenangkan 14 referendum terpisah selama periode ini.
>>> Pertama Kali Surabaya Miliki Drone Academy, di Sini Lokasinya
Idaho adalah salah satu dari enam negara bagian yang memberlakukan larangan aborsi tanpa pengecualian untuk kesehatan individu hamil.
Undang-undang saat ini mengizinkan pengecualian untuk menyelamatkan nyawa ibu, serta untuk kasus pemerkosaan atau inses yang terdokumentasi.
Update Terbaru
Iran Kembali Tangkap Aktivis Lingkungan Houman Jokar dan Sepideh Kashani
Selasa / 14-07-2026, 09:03 WIB
AS Serang Iran, Umumkan Blokade Maritim dan Tarif Baru
Selasa / 14-07-2026, 09:03 WIB
Laba Pupuk Indonesia Melonjak 253%, Transformasi Bisnis Mulai Berbuah Manis
Selasa / 14-07-2026, 09:03 WIB
BNI Beri Cashback hingga Rp15 Juta untuk Pembeli ORI030
Selasa / 14-07-2026, 09:00 WIB
80 Caption IG untuk MPLS 2026, Penuh Semangat dan Inspiratif
Selasa / 14-07-2026, 09:00 WIB
60 Kata-Kata Matsama untuk Update di Media Sosial yang Keren dan Bangkitkan Semangat
Selasa / 14-07-2026, 09:00 WIB
Cara Cek Daftar Bank Tercepat Penyalur Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
Thomas Massie Tolak Isi Kursi Mitch McConnell di Senat
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
Trisula Les Bleus Menyala, Dua Bintang Spanyol Mati Suri
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
JPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk Angkut Alat Berat, Lalin Macet
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
AS Gempur Iran Lagi Tiga Hari Berturut-turut
Selasa / 14-07-2026, 08:28 WIB
Suami Lindsay Clancy Akan Bersaksi Membela Istrinya di Sidang
Selasa / 14-07-2026, 08:23 WIB
Komdigi Tegaskan Daftar SIM Card Pakai NIK Orang Lain Bisa Dipidana
Selasa / 14-07-2026, 08:23 WIB
Momen Lucu Bocah Maskot Bilang 'Te Amo' ke Messi di Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 08:23 WIB







