ABC resmi menayangkan serial spin-off terbaru berjudul Dancing with the Stars: The Next Pro pada Senin, 13 Juli.

Acara ini menampilkan para penari berbakat yang bersaing untuk mendapatkan tempat sebagai profesional di musim ke-35 mendatang.

>>> Pengumum Jeopardy! Johnny Gilbert Rayakan Ulang Tahun ke-98

Serial yang direkam di Australia ini mengikuti kontestan yang menjalani proses audisi ketat sambil tinggal bersama dalam satu rumah.

Mark Ballas menjadi juri bersama ibunya, Shirley Ballas, dengan sederet juri tamu seperti Derek Hough yang menguji kemampuan jive dan samba.

Mark Ballas mengungkapkan bahwa acara ini terasa seperti Dancing with the Stars namun dengan format yang sangat berbeda.

Ia menjelaskan bahwa tantangan yang dirancang benar-benar mensimulasikan situasi yang dihadapi penari profesional selama musim reguler.

"Acara ini melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menyusun tantangan bagi para penari," ujar Ballas.

Ia menambahkan bahwa tugas-tugas tersebut mengevaluasi keterampilan profesional spesifik yang diperlukan di lingkungan dansa ballroom.

Ballas menyebut kehadiran ibunya di panel juri sebagai keuntungan besar bagi kontestan. "Ibu saya adalah salah satu pelatih dansa Amerika Latin paling elit di dunia," katanya.

Ia menekankan bahwa tingkat keahlian Shirley Ballas sangat berharga.

>>> Pilot Bosan Tulis 'I'm Bored' di Langit Inggris dengan Skywriting

Meskipun bekerja bersama, Ballas mengakui adanya perbedaan pendapat profesional saat mengevaluasi. "Kami memiliki beberapa ketidaksepakatan di lapangan, tetapi kami juga sering setuju.

Dia sangat langsung, dan saat Anda berkembang sebagai profesional, Anda membutuhkan itu," jelasnya.

Pembawa acara Robert Irwin, pemenang musim 34, mengatakan bahwa syuting dilakukan di dekat rumahnya. Ia berencana menghadirkan hewan khas Australia seperti koala dan kanguru ke dalam acara.