KTT Energi Berkelanjutan ISES 2026 Digelar di Kuala Lumpur
Konferensi Tingkat Tinggi Internasional Energi Berkelanjutan (ISES) akan kembali digelar tahun ini di Kuala Lumpur, Malaysia.
Acara ini diselenggarakan oleh Sustainable Energy Development Authority (SEDA) Malaysia pada 11-12 Agustus 2026.
>>> Netizen Heboh Usai Mitchell Baker Jadi WNI: Setara Haaland?
KTT ini diharapkan dapat menghidupkan kembali diskusi energi berkelanjutan di kawasan. ISES 2026 mengusung tema "Envisioning Sustainable Energy Beyond Borders" dan akan berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre.
Dukungan Pemerintah dan Target Regional
Acara ini didukung oleh Kementerian Transisi Energi dan Transformasi Air (PETRA) Malaysia.
Wakil Perdana Menteri Malaysia, YAB Datuk Amar Haji Fadillah bin Haji Yusof, dijadwalkan membuka KTT secara resmi.
ISES 2026 akan mempertemukan pembuat kebijakan, pemimpin industri, investor, lembaga keuangan, organisasi multilateral, penyedia teknologi, peneliti, dan praktisi energi dari berbagai negara.
Menurut penyelenggara, KTT ini menargetkan Malaysia sebagai platform utama dialog, inovasi, dan kolaborasi energi berkelanjutan lintas negara.
CEO SEDA Malaysia sekaligus Ketua Penyelenggara ISES, YBhg Dato' Hamzah bin Hussin, mengatakan bahwa tema tahun ini membuat ISES bukan sekadar KTT.
"Kami ingin menciptakan platform di mana berbagai gagasan berkembang menjadi kolaborasi, kolaborasi menjadi investasi, dan investasi tersebut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan berkelanjutan serta dampak jangka panjang bagi kawasan," ujarnya.
Menurut Dato' Hamzah, transisi energi kini bukan lagi isu yang terbatas pada masing-masing negara.
>>> Kapolri Listyo Temui Jaksa Agung Burhanuddin di Kejagung
"Tantangan perubahan iklim, ketahanan energi, kemajuan teknologi, dan keberlanjutan merupakan persoalan bersama yang memengaruhi banyak negara secara kolektif," katanya.
Selama beberapa tahun terakhir, ISES telah berkembang menjadi salah satu forum terkemuka di kawasan yang membahas energi berkelanjutan, kebijakan publik, dan kolaborasi industri.
Update Terbaru
Dow Menguat, S&P 500 dan Nasdaq Tertekan Akibat Ketegangan AS-Iran
Senin / 13-07-2026, 22:57 WIB
Para Pegolf Bersiap untuk Kejuaraan Terbuka 2026 di Royal Birkdale
Senin / 13-07-2026, 22:56 WIB
Saham Western Digital Anjlok 5,4 Persen Akibat Aksi Jual Sektor Semikonduktor Global
Senin / 13-07-2026, 22:56 WIB
Buku Puisi Esai Denny JA Akan Diterjemahkan ke 35 Bahasa Usai Raih BRICS Award 2025
Senin / 13-07-2026, 22:56 WIB
Presiden Prabowo Beri Harga Khusus BBM Rp15.000/Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT
Senin / 13-07-2026, 22:56 WIB
Mahfud MD Akui Terkecoh dengan Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Senin / 13-07-2026, 22:53 WIB
Pemerintah Pastikan Harga Khusus BBM Nelayan Tak Pakai APBN
Senin / 13-07-2026, 22:53 WIB
Xiaomi Rilis Mijia Smart Water Flosser Pro dengan Layar Warna dan Kontrol Aplikasi
Senin / 13-07-2026, 22:53 WIB
Fenomena Heat Dome Picu Sirine Darurat di Indiana Menyala Sendiri
Senin / 13-07-2026, 22:50 WIB
Senator AS Lindsey Graham Meninggal Dunia pada Usia 71 Tahun
Senin / 13-07-2026, 22:50 WIB
Nano Machine Chapter 321: Jadwal Rilis, Spoiler, dan Tempat Baca
Senin / 13-07-2026, 22:49 WIB
Jadwal Rilis Lookism Chapter 616 dan Spoiler Terbaru
Senin / 13-07-2026, 22:49 WIB
Messi Absen Latihan Jelang Argentina vs Inggris, Scaloni Ungkap Alasan
Senin / 13-07-2026, 22:49 WIB
75 Rumah dan Mal Pelayanan Publik di Buol Rusak Akibat Gempa M 5,4
Senin / 13-07-2026, 22:49 WIB







