The Pokémon Company telah menetapkan visi jangka panjang yang jelas untuk merek globalnya, dengan menekankan pertumbuhan berkelanjutan di atas lonjakan popularitas jangka pendek.

Dalam wawancara baru-baru ini dengan Malaymail di Kuala Lumpur, perwakilan perusahaan menjelaskan bagaimana pendekatan ini membentuk berbagai aspek, mulai dari booming Trading Card Game (TCG) hingga perayaan ulang tahun ke-30.

in1

>>> Bleach: Thousand-Year Blood War Part 4 – The Calamity Tayang 25 Juli 2026

Pernyataan tersebut disampaikan dalam diskusi dengan direktur pengembangan bisnis Asia, Ray Kagami, dan Mandy Tee, yang merinci bagaimana perusahaan menyeimbangkan pertumbuhan pesat dengan stabilitas jangka panjang.

Tee menegaskan, “Apa yang ingin kami capai dalam pertumbuhan pasar untuk bisnis Pokémon secara umum bukanlah tren sementara, melainkan pertumbuhan berkelanjutan.”

Strategi Jangka Panjang Diutamakan

Di saat popularitas Pokémon terus melonjak secara global, terutama melalui ekosistem kartu trading, perusahaan memilih untuk fokus membangun fondasi yang langgeng daripada mengejar kemenangan cepat.

Alih-alih secara agresif mendorong permainan kompetitif atau monetisasi, perusahaan berinvestasi dalam inisiatif akar rumput.

Tee menjelaskan bahwa membina pemain baru adalah inti dari filosofi ini, dengan program yang dirancang untuk membantu pemula secara bertahap menjadi bagian dari komunitas yang lebih luas.

Pendekatan ini tercermin dalam inisiatif seperti “Trainer Journey,” yang memperkenalkan pemain baru ke TCG sambil menghubungkan mereka dengan komunitas lokal.

Tujuannya adalah membangun apa yang digambarkan Kagami sebagai “piramida fandom,” di mana penggemar biasa dapat berevolusi menjadi peserta jangka panjang.

Strategi ini muncul di saat Pokémon Trading Card Game mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama di Asia Tenggara.

Kagami menggambarkan lonjakan itu sebagai “sangat signifikan,” merujuk pada skala acara baru-baru ini.