Hampir 4.000 Perawat Brigham and Women's Hospital Kembali Bekerja Setelah Pemogokan Bersejarah
DeVincent merasa lega bisa kembali fokus pada pasien. "Saya bersyukur bisa kembali ke pasien saya," ujarnya.
Tuntutan Kenaikan Biaya Hidup
Joe Markman, juru bicara Massachusetts Nurses Association, menjelaskan bahwa perawat membutuhkan penyesuaian gaji permanen untuk mengatasi inflasi regional yang terus-menerus.
>>> China Angkat Bicara soal Perang AS vs Iran yang Kembali Memanas
"Perawat Brigham sangat terampil dan memberikan perawatan kepada pasien paling kompleks di dunia," katanya.
Markman memperingatkan bahwa tanpa ketentuan biaya hidup, rumah sakit berisiko kehilangan staf penting ke institusi pesaing.
"Biaya hidup melonjak 50% dari 2020 hingga 2024 di Massachusetts dan masih terus naik," ujarnya.
Seorang perawat yang tidak disebutkan namanya di garis piket mengatakan aksi mogok bertujuan melindungi komunitas lokal dan tenaga medis.
"Kami di sini karena ketika perawat berjuang untuk kondisi yang lebih baik, mereka berjuang untuk kepentingan kita semua," katanya.
Perawat itu berargumen bahwa investasi keuangan yang tepat pada staf secara langsung menentukan kualitas perawatan.
"Anda tidak bisa memberikan perawatan terbaik ketika sistem rumah sakit menolak berinvestasi pada orang yang membuat perawatan itu mungkin," ujarnya.
Kerry, salah satu peserta piket, menanggapi keluhan tentang tingkat kebisingan setelah surat penghentian dan penghentian dari administrasi rumah sakit.
"Mereka akan mengecilkan suara pada pukul 10 malam," katanya.
Kerry membela penjadwalan dan perlunya demonstrasi, menyalahkan pimpinan rumah sakit karena memperpanjang konflik. "Rumah sakit bermain bodoh dan mereka mendapat hadiah bodoh," ujarnya.
Lynda Rivers, yang ayahnya dirawat di rumah sakit selama aksi mogok, menyatakan ketidakpuasan yang parah dengan operasi sementara rumah sakit.
"Mereka butuh perawat kembali sekarang," katanya.
Rivers merinci tekanan emosionalnya atas penurunan perhatian medis selama penghentian kerja. "Perbedaan dalam perawatan dan perhatian sangat mengejutkan," ujarnya.
Pejabat rumah sakit menyatakan bahwa perawatan klinis tetap berkualitas tinggi. Mereka mencatat bahwa tim transplantasi berhasil melakukan dua transplantasi paru-paru dan satu transplantasi jantung selama pemogokan.
>>> Khamenei Balas Kematian Ayah: Dendam Ini Pasti akan Dilaksanakan
Belum ada sesi negosiasi lanjutan yang dijadwalkan secara resmi antara serikat pekerja dan pimpinan rumah sakit.
Update Terbaru
12 Negara Bagian AS Gugat Blokir Merger Paramount Skydance
Senin / 13-07-2026, 23:38 WIB
Penyaluran KUR Capai Rp159,8 Triliun, 1,1 Juta Debitur Baru Tercatat
Senin / 13-07-2026, 23:37 WIB
MOP Beauty Revamp Unbothered Cushion, Tasya Farasya Rilis Single Perkuat Branding
Senin / 13-07-2026, 23:37 WIB
CMF Buds Pro 2 Turun Harga Jadi $39, Tawarkan Fitur Lengkap
Senin / 13-07-2026, 23:37 WIB
Video Ini Seharusnya Tidak Mungkin Terjadi
Senin / 13-07-2026, 23:37 WIB
China Dorong Energi Cerdas, Buka Peluang Kerja Sama Global
Senin / 13-07-2026, 23:37 WIB
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris vs Argentina
Senin / 13-07-2026, 23:37 WIB
Ayah Spencer Pratt Coba Padamkan Kebakaran Rumah di Palisades Sebelum Petugas Tiba
Senin / 13-07-2026, 23:08 WIB
Conor McGregor Jalani Operasi Usai Cedera di UFC 329, Bertekad Hindari Dosa
Senin / 13-07-2026, 23:08 WIB
E-40 Sukses Gegap Gempita di Konser SeaWorld, Penonton Bergoyang
Senin / 13-07-2026, 23:07 WIB
MGK Kembali Hina Conor McGregor Usai Kekalahan di UFC 329
Senin / 13-07-2026, 23:07 WIB
Anjing Taylor Swift dan Travis Kelce Akhirnya Terungkap
Senin / 13-07-2026, 23:07 WIB
Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa
Senin / 13-07-2026, 23:07 WIB
Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun Dibongkar Usai Semifinal Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 23:07 WIB







