Seorang wanita di Massachusetts, Amerika Serikat, mengalami peristiwa dramatis sekaligus mengharukan. Ia berhasil meloloskan diri dari kebakaran hebat yang menghanguskan rumahnya.

Kebakaran itu diduga kuat dipicu oleh sebuah mobil listrik yang diparkir di area pekarangan luar dekat rumah.

in1

>>> Sempat Jadi Buronan: Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Kekasih hingga Buta di Bandung

Setelah lolos dari kebakaran, wanita tersebut langsung berjuang di ruang persalinan. Ia melahirkan bayi perempuan pertamanya dengan selamat.

Peristiwa kebakaran hebat ini melanda pemukiman di River Road, Winthrop. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan mendapati dua bangunan rumah sudah diselimuti kobaran api besar.

Dua orang segera dilarikan ke rumah sakit setempat. Salah satunya adalah Chiara Keenan yang sedang hamil besar.

Chiara tinggal di lantai satu pada bangunan rumah utama yang menjadi titik awal kobaran api. Akibat syok dan tekanan, ia langsung mengalami kontraksi dan masuk ke proses persalinan.

Ia melahirkan putri kecilnya, Giannina Grace Keenan, dengan sehat di rumah sakit.

Meski sang bayi lahir dengan selamat, duka tetap menyelimuti keluarga kecil ini. Rumah yang selama ini mereka tinggali kini rata dengan tanah.

>>> Rizky Irmansyah Mantan Kekasih Nikita Mirzani dan Sespri Presiden Prabowo Subianto Temui Joko Widodo di Solo, Bawa Undangan Pernikahan

Maurizio Marcoccio, ayah Chiara sekaligus pemilik rumah, mengungkapkan rasa sedihnya. Ia mengingat jerih payah anak dan menantunya dalam menyambut kelahiran cucu pertamanya.

"Mereka sudah bekerja keras menata kamar bayi dengan sangat baik dan indah. Mereka hanya ingin membawa bayi mereka pulang ke tempat yang spesial," ujar Marcoccio emosional.

"Hati saya sangat hancur melihat kondisi mereka. Seharusnya ini menjadi momen paling spesial dan membahagiakan untuk menyambut anak pertama mereka," tambahnya.

Kepala Pemadam Kebakaran Winthrop, Stephen Calandra, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa atau luka serius. Namun, kedua rumah yang terdampak mengalami kerusakan total.

Pihak berwenang menduga kuat api pertama kali dipicu oleh kendaraan listrik yang diparkir di area pekarangan luar. Penyelidikan resmi masih terus berjalan.

Calandra juga membeberkan sulitnya menjinakkan api dari baterai kendaraan listrik. "Begitu mobil listrik mulai terbakar, menyemprotkan air hampir tidak berpengaruh.

>>> Ribuan Sekolah Tutup Kelas Akibat Gelombang Panas Ekstrem

Dibutuhkan ratusan ribu galon air untuk memadamkannya," jelasnya.