PT Daya Indah Mandiri (DIM) telah menetapkan mitra terpilih untuk delapan lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) tahap kedua.

Dari total 85 Daftar Penyedia Terseleksi (DPT), sebanyak 68 aplikasi masuk dan dievaluasi.

>>> ASABRI Terapkan LKPP, Pastikan Hak Pensiun Peserta Sakit dan Lansia Terpenuhi

Setiap lokasi kini memiliki Mitra Terpilih dan Mitra Cadangan.

Mitra Terpilih akan menerima Conditional Letter of Award (CLoA) sebagai penetapan bersyarat, yang akan ditingkatkan menjadi mitra usaha definitif setelah memenuhi persyaratan.

Chief Executive Officer DIM, Pandu Sjahrir, menyatakan tingginya partisipasi perusahaan Waste-to-Energy (WtE) kelas dunia menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Indonesia.

"Keterlibatan perusahaan WtE terkemuka dunia menunjukkan Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan investasi. Ini peluang mempercepat transfer teknologi dan memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah," ujar Pandu.

Pelaku usaha nasional menunjukkan posisi kuat.

Dari delapan Mitra Terpilih, empat konsorsium dipimpin perusahaan Indonesia, dua dipimpin perusahaan Prancis, dan dua lainnya dipimpin perusahaan Tiongkok.

Perusahaan Indonesia menjadi consortium lead terbanyak.

>>> Lautan Luas Perkuat Transformasi Bisnis Berkelanjutan di Usia ke-75

Seluruh konsorsium menggandeng mitra teknologi internasional untuk mempercepat implementasi proyek dan mendorong alih teknologi.

Proses Seleksi Mengedepankan Tata Kelola yang Baik

Director Investment DIM sekaligus CEO Denera, Fadli Rahman, menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan mengacu pada praktik terbaik internasional.

"Penilaian mencakup aspek kredensial proyek PSEL, kemampuan finansial, kecepatan implementasi, aspek strategis, hingga komitmen jangka panjang. Kami menunjuk penasihat independen untuk memastikan kualitas proses," kata Fadli.

Setelah menerima CLoA, Mitra Terpilih wajib memenuhi persyaratan seperti penyusunan feasibility study, finalisasi struktur proyek, pembentukan Joint Venture Company (JVC), dan perolehan persetujuan pembiayaan sebelum memperoleh Final Letter of Award (FLoA).

Tahap Kedua Program Pengembangan PSEL

Seleksi mitra PSEL tahap kedua merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan bertahap. Sebelumnya, pembangunan tahap pertama dimulai dengan peresmian PSEL Denpasar, Bali, pada 8 Juli 2026.

Proyek PSEL Kota Bekasi dan Bogor Raya dijadwalkan segera diresmikan.

Seluruh proyek yang memasuki tahap implementasi akan dikembangkan dan dioperasikan oleh Denera, platform PSEL di bawah DIM, bersama para mitra usaha.

>>> Pramono Pastikan KBM di SDN 15 Pagi Srengseng Sawah Tetap Normal Usai Ancaman Bom Palsu

Melalui program ini, pemerintah dan DIM berharap percepatan pembangunan PSEL membantu mengatasi persoalan sampah nasional, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja hijau, dan mengurangi emisi gas rumah kaca.