Android Auto mendapatkan pembaruan besar untuk Google Maps. Fitur Navigasi Imersif yang telah lama dinantikan kini mulai diluncurkan.

Kabar ini datang bersamaan dengan perilisan Android Auto versi 17.3 yang sebelumnya kosong fitur.

>>> Fitur Tersembunyi YouTube yang Membuka Ribuan Video Asing

Pembaruan ini menjadi angin segar setelah versi 17.2 yang mengecewakan karena banyak bug dan crash.

Yang lebih menarik, fitur ini tidak terikat pada versi Android Auto tertentu. Artinya, pengguna mungkin sudah mendapatkannya meski belum memperbarui ke versi terbaru.

Peningkatan Visual yang Mencolok

Navigasi Imersif pada dasarnya adalah peningkatan visual, namun sangat mencolok.

Fitur ini memanfaatkan data Street View dan citra satelit Google selama bertahun-tahun untuk mengubah tampilan peta menjadi 3D.

Bangunan kini tampak sebagai struktur 3D dengan ketinggian sesuai aslinya. Pengemudi bisa melihat jembatan saat melintas di bawahnya, dan area padat bangunan lebih mudah dikenali.

>>> Film Minions Ketujuh: Kurang Lucu, Hanya Andalkan Lawakan Receh

Bangunan akan menjadi transparan jika menghalangi pandangan, sehingga rute tetap terlihat jelas.

Meski dampak saat berkendara mungkin minimal karena pengemudi tidak boleh menatap layar terlalu lama, fitur ini tetap memberikan informasi lebih cepat.

Misalnya, apakah belokan sebelum atau sesudah gedung besar, atau seberapa padat area di kiri.

Bagi yang ingin mencoba, kabar baiknya fitur ini kemungkinan merupakan perubahan sisi server. Namun, jika belum mendapatkannya, tidak bisa dipaksakan.

Memperbarui ke Android Auto 17.3 setidaknya tidak akan merugikan.

>>> Ekspansi Motown Museum Rp1,2 Triliun untuk Hormati Warisan Musik Detroit

Versi terbaru Android Auto akan dirilis secara bertahap. Pengguna juga bisa mengunduh APK dari APKMirror dan menginstalnya menggunakan aplikasi APKMirror.