"Minions & Monsters" menjadi film ketujuh dalam waralaba Minions dan ketiga kalinya mereka menjadi pemeran utama tanpa Gru.

Kali ini, petualangan dimulai dengan kisah yang diceritakan oleh pemandu tur studio film modern (Allison Janney).

>>> Ekspansi Motown Museum Rp1,2 Triliun untuk Hormati Warisan Musik Detroit

Para Minions kembali mencari tuan baru yang paling jahat, meskipun mereka sendiri tidak memiliki sifat jahat.

Seekor cyclops raksasa menjadi kandidat, tetapi Minion kreatif bernama James mengacaukan segalanya.

James juga membuat kekacauan dengan mumi, bajak laut, dan penyihir yang memiliki buku mantra.

Kebanyakan Minions membenci ulah James, tetapi teman-temannya Henry dan Ed menganggapnya lucu.

Pada tahun 1920-an, para Minions terdampar di pantai Amerika dan mengira seorang perampok kereta adalah tuan yang tepat.

Mereka menghancurkan setengah kota untuk menawarkan jasa, tetapi ternyata pria itu adalah aktor dan perampokan itu bagian dari film.

Sutradara Max (Christoph Waltz) marah karena pengambilan gambar rusak, tetapi eksekutif studio (Jeff Bridges) justru menyukai Minions.

Para Minions pun menjadi bintang film dalam semalam.

Bagian Hollywood Paling Menghibur

Bagian ketika Minions berada di Hollywood adalah yang terbaik, dengan referensi cinta pada era keemasan Hollywood.

Namun, bagian sebelum dan sesudahnya kurang menarik, terutama saat Minions kesulitan beradaptasi dengan film bersuara.

>>> Mantan Kepala PlayStation: Xbox Harus Pilih Jadi Penerbit atau Platform dengan Eksklusif

Kemunculan mereka di "Citizen Kane" sempat membuat tertawa.

Setelah jatuh dari popularitas, Minions kembali mencari tuan baru dan menemukan alien logam bernama Dort (Jesse Eisenberg).

Dort membantu Minions dalam kisah romantis dengan Debbie (Zoey Deutch), seorang pejuang hak pilih.