Saya bukan tipe orang yang suka merencanakan, kecuali untuk urusan pekerjaan. Bukan karena tidak mau, tetapi saya mudah kewalahan.

Biasanya saya mengandalkan Google Calendar, Gemini, dan Google Keep untuk mencatat. Namun, masalahnya saya sering terlambat mengerjakan tugas rumah tangga.

>>> Christopher Nolan: Para Pemain The Odyssey Benar-benar Belajar Berlayar

Akibatnya, pekerjaan menumpuk di akhir pekan. Saya pun berpikir, mengapa tidak membuat perencanaan mingguan menjadi lebih menyenangkan?

Saya kemudian mencoba Mixboard dari Google Labs. Alat ini adalah papan visual berbasis AI yang mengubah kata menjadi gambar dan menambahkan deskripsi pada ide.

Mixboard seperti papan tulis dengan sentuhan ekstra. Sebagai orang yang artistik, alat ini cocok karena membuat rencana terasa hidup dan tidak kaku.

Mixboard adalah eksperimen publik Google Labs yang bisa diakses dari ponsel mana pun, tidak hanya Pixel. Cukup pilih akun Google di halaman eksperimen.

Mixboard Membawa Gaya dan Suasana dalam Satu Tempat

Saya tidak menyangka menambahkan gambar bisa menyegarkan pikiran. Setelah mencoba, saya menyadari betapa membantu alat ini.

Mixboard sepenuhnya berbasis prompt, tetapi Anda bisa mengedit apa pun setelahnya. Saya lebih suka menulis daftar sendiri dan meniru strukturnya, yang secara default menggunakan bullet atau caption.

Platform ini terasa lebih seperti papan brainstorming. Cocok untuk tahap pra-perencanaan, tetapi jika ingin jadwal terstruktur, lebih baik gunakan aplikasi manajemen konten.

Yang saya suka dari Mixboard adalah AI yang proaktif tetapi tidak membuat kewalahan. Misalnya, saya membuat papan untuk daftar belanja yang kemudian berkembang menjadi papan perencanaan makan.

Papan itu disesuaikan dengan kebutuhan diet saya, membantu menganggarkan belanja, dan mengingatkan untuk tetap sadar anggaran.