Juga tercatat 41 kali gempa vulkanik dangkal, 21 kali gempa vulkanik dalam, 3 kali gempa tektonik lokal, 4 kali gempa terasa pada skala I-III MMI, dan 127 gempa tektonik jauh.

BNPB mengimbau masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana untuk mematuhi rekomendasi otoritas terkait.

Masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya.

Zona bahaya meliputi radius 1,5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan), serta area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2,5 km.

Masyarakat di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

>>> Universitas Prasetiya Mulya, Danamon, dan Manulife Luncurkan Ekosistem Perencanaan Pendidikan DPEW

Warga juga diimbau mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat, dan barat daya.