>>> Keluarga Pria Perth Cameron Hughes Pertanyakan Kematiannya di Pusat Detensi Bali

Kemasan karton pertama untuk tuna tahan simpan ini memberi produsen cara baru untuk menonjol di rak, melindungi pangsa pasar, dan memodernisasi produksi.

Jesus M.

Alonso Escuris, Presiden Jealsa, mengatakan perusahaannya yang telah 68 tahun bergerak di bidang makanan laut selalu berkomitmen pada inovasi.

Kolaborasi dengan Tetra Pak menghadirkan solusi kemasan yang mengubah permainan, menggabungkan keahlian format inovatif dengan warisan makanan laut berkualitas tinggi.

Manfaat Lingkungan dan Fungsionalitas

Lebih dari 80 persen konsumen mengatakan akan membeli tuna yang dikemas dalam Tetra Recart, sementara 58 persen lebih menyukainya dibandingkan kemasan tuna yang ada.

Kemasan ini memiliki jejak karbon terkecil di kategorinya, 85 persen lebih rendah dari kaleng baja dan 83 persen lebih rendah dari stoples kaca.

Pada skala besar, ini setara dengan 21.000 ton lebih sedikit CO2 per 1 juta kaleng.

Kemasan ini menggunakan hingga 71 persen kertas bersertifikasi FSC dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab dan terbarukan.

Bentuk Tetra Recart yang khas menciptakan dampak langsung di rak, dengan permukaan datar besar untuk pencitraan merek yang lebih berani dan cerita yang lebih jelas.

Bentuk persegi panjang yang kokoh juga mendukung pergudangan yang efisien dan mudah untuk 'pick and pack' bagi pengecer daring.

Setelah sukses di Swedia, kolaborasi Tetra Pak dan Jealsa menunjukkan bagaimana inovasi kemasan dapat merespons perubahan harapan konsumen.

>>> Viral Juli 2026! Ini Rahasia Bikin Foto Profil 'Gaya Pak Jokowi' Pakai AI, Simpel dan Hasilnya Berwibawa

Asia Tenggara menawarkan peluang signifikan untuk inovasi dalam kategori tuna tahan simpan seiring pertumbuhan permintaan makanan berprotein yang praktis.