Empat jurnalis New York Times yang melaporkan kekhawatiran keamanan seputar jet baru Air Force One telah disubpoena oleh Departemen Kehakiman AS, demikian dilaporkan media tersebut pada Sabtu pagi.

Para jurnalis tersebut adalah Julian E. Barnes, Eric Lipton, Tyler Pager, dan Eric Schmitt.

>>> Pesta Bus Tabrak Rumah di Raleigh, Sopir Diduga Mabuk

Mereka dipanggil untuk bersaksi di hadapan dewan juri federal di Manhattan pada Rabu pekan depan.

Menurut New York Times, agen federal menyerahkan beberapa subpoena langsung ke rumah para reporter.

Media itu menyatakan akan melawan perintah pengadilan yang dinilai sangat tidak biasa dan mengancam kemampuan media dalam mengumpulkan informasi untuk kepentingan publik.

Subpoena ini mengindikasikan bahwa pemerintahan Trump berusaha mencari tahu siapa yang membocorkan informasi kepada Times sebelum laporan diterbitkan pada Rabu lalu.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Presiden Trump meninggalkan Turki dengan pesawat Air Force One lama karena kekhawatiran keamanan dari Dinas Rahasia.

Subpoena dikeluarkan setelah Direktur FBI Kash Patel bertemu dengan pejabat di Gedung Putih pada Jumat untuk membahas penyelidikan biro atas pengungkapan masalah keamanan pesawat baru itu, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Patel juga berbicara melalui telepon dengan Presiden Trump pada Jumat tentang penyelidikan tersebut, kata seorang sumber.

Patel terlihat meninggalkan kompleks Gedung Putih sekitar pukul 18.44 setelah pertemuan yang substansinya belum pernah dilaporkan sebelumnya.

Sumber mengatakan kepada CNN bahwa Trump sangat marah dengan laporan kekhawatiran keamanan seputar hadiah senilai $400 juta dari Qatar itu.

Ia merasa malu dan marah ketika publik mengetahui bahwa pesawat tersebut tidak dilengkapi dengan baik untuk terbang langsung dari KTT NATO di Turki kembali ke AS.