Empat Jurnalis New York Times Disubpoena Terkait Laporan Keamanan Pesawat Kepresidenan
Trump kemudian berganti pesawat di pangkalan udara AS yang aman di Inggris.
Ia meremehkan gagasan bahwa keamanan menjadi alasan pergantian tersebut, meskipun sumber mengatakan kepada CNN dan media lain bahwa itulah alasannya.
"Tidak ada masalah keamanan, kecuali kami mengirimnya sedikit lebih awal, jalur yang sama saat kembali. Kami mengirimnya sedikit lebih awal agar mereka bisa melihatnya," katanya.
Ketika ditanya mengapa wartawan di pesawat diminta menurunkan tirai jendela saat lepas landas dari Ankara, Trump mengakui bahwa kekhawatiran keamanan terkait Iran bisa menjadi faktor.
"Mereka adalah orang-orang sakit, jadi saya bisa melihat hal seperti itu," katanya, seraya menambahkan bahwa ia tidak tahu tentang arahan kepada pers untuk menurunkan tirai.
Kelompok advokasi jurnalis menyebut subpoena itu sebagai serangan terhadap hak publik untuk mengetahui operasi pemerintah.
"Pada akhirnya, kebebasan pers adalah tentang hak publik — untuk mengetahui bagaimana komunitas dan negara mereka dijalankan dan membuat keputusan berdasarkan pelaporan independen," kata Stephen J.
Adler, ketua Komite Reporter untuk Kebebasan Pers, dalam sebuah pernyataan.
"Ketika hak publik untuk tahu dihancurkan, seperti yang dilakukan Pemerintahan Trump dengan subpoena terhadap The New York Times, kita semua menderita kerugian yang tidak dapat diperbaiki, begitu pula kebebasan yang menjadi dasar bangsa ini," katanya.
Seth Stern, kepala advokasi di Freedom of the Press Foundation, mengatakan laporan tentang pergantian pesawat menunjukkan "mengapa kita perlu melindungi jurnalis dan whistleblower – tanpa mereka, kita tidak akan pernah tahu tentang pemborosan dan ketidakmampuan semacam ini."
Mengenai subpoena, Stern mengatakan, "Kami sudah lama mengatakan bahwa ketika pemerintah mengklaim perlu menyelidiki jurnalis untuk melindungi keamanan nasional, itu sebenarnya berarti keamanan reputasinya sendiri.
Update Terbaru
Conor McGregor Cedera Lutut di UFC 329, Kalah dari Max Holloway
Minggu / 12-07-2026, 13:26 WIB
Kontroversi VAR: Aturan Mistaken Identity Singkirkan Swiss dari Piala Dunia
Minggu / 12-07-2026, 13:22 WIB
Fitur Tersembunyi Claude 2026: J-Space hingga Computer Use
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Harga Cabai Rawit Rp 61.900 per Kg, Bawang Merah Turun pada 12 Juli 2026
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Data Kejahatan Raleigh Q2 2026: Pembunuhan dan Perampokan Menurun
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Dewan Kota Charlotte Bahas Perubahan Ordinan Perlindungan Remaja
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Argentina Unggul Cepat atas Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026
Minggu / 12-07-2026, 13:21 WIB
Cara Cek PIP 2026 Online Lewat SIPINTAR, Status Penerima Bisa Dilihat Pakai NISN dan NIK
Minggu / 12-07-2026, 13:16 WIB
DPR Tak Mau Ada 'Emas Jadi Cokelat' di Kasus Febrie, Panja Siap Awasi Langsung
Minggu / 12-07-2026, 13:16 WIB
Argentina Nyaris Tersingkir, Julian Alvarez Selamatkan Lionel Messi Cs ke Semifinal Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 13:16 WIB
IMEF Dukung Relaksasi Produksi Nikel untuk Jaga Hilirisasi dan Lapangan Kerja
Minggu / 12-07-2026, 13:14 WIB
Motorola Edge 70 Max Bawa Baterai Terbesar di Keluarga Motorola
Minggu / 12-07-2026, 13:13 WIB
Putri Raiyah Yordania Diam-diam Cerai, Terungkap Usai Mantan Suami Nikah Lagi
Minggu / 12-07-2026, 13:13 WIB







