Kontroversi VAR: Aturan Mistaken Identity Singkirkan Swiss dari Piala Dunia
Sebuah aturan baru VAR tentang mistaken identity memicu kontroversi besar saat Swiss tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah 1-0 dari Argentina di perempat final, Sabtu (16/12) di Stadion Kansas City.
Penyerang Swiss, Breel Embolo, harus menerima kartu merah setelah wasit meninjau ulang insiden yang awalnya dianggap pelanggaran terhadap dirinya.
>>> Fitur Tersembunyi Claude 2026: J-Space hingga Computer Use
Wasit asal Portugal, João Pinheiro, awalnya memberikan kartu kuning kepada pemain Argentina, Leandro Paredes, karena dianggap melanggar Embolo.
Namun, VAR Guillermo Pacheco Larios meminta peninjauan ulang.
Tayangan ulang menunjukkan Embolo melakukan diving sebelum kontak terjadi.
Akibatnya, kartu kuning dialihkan kepada Embolo, yang kemudian berujung kartu merah karena ia sudah mendapat satu kartu kuning sebelumnya.
Swiss harus bermain dengan 10 orang selama 67 menit. Argentina akhirnya menang melalui gol Julián Álvarez di babak perpanjangan waktu.
Kekecewaan Pelatih dan Pemain Swiss
Pelatih Swiss, Murat Yakin, meluapkan kekecewaannya dalam konferensi pers usai pertandingan.
"Ini benar-benar tidak bisa dipahami," ujar Yakin. Ia menilai aturan baru tersebut telah menghancurkan pertandingan.
Yakin juga mempertanyakan keputusan awal wasit yang memberikan kartu kuning kepada Paredes. "Pertama-tama, tidak ada alasan untuk memberikan kartu kuning itu," katanya.
Ia menyebut situasi tersebut sebagai insiden yang tidak berbahaya. "Saya tidak mengerti, itu situasi yang tidak berbahaya," tambahnya.
Yakin menegaskan bahwa keputusan itu sangat menentukan hasil pertandingan. "Itu menentukan seluruh hasil pertandingan," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan kondisi Embolo yang hancur setelah kejadian itu. "Anda bisa bayangkan bagaimana perasaannya.
Dia hancur. Dia tidak bisa membantu tim hari ini.
>>> Harga Cabai Rawit Rp 61.900 per Kg, Bawang Merah Turun pada 12 Juli 2026
Update Terbaru
Jackpot Mega Millions Tembus 637 Juta Dolar AS Setelah Rollover
Minggu / 12-07-2026, 14:28 WIB
Senator AS Lindsey Graham Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun
Minggu / 12-07-2026, 14:28 WIB
NBC Tayangkan Ulang Episode Harry Styles di SNL Selama Hiatus
Minggu / 12-07-2026, 14:28 WIB
Riot Games Resmi Luncurkan Mode Klasik League of Legends
Minggu / 12-07-2026, 14:28 WIB
Final Wimbledon: Jannik Sinner vs Alexander Zverev Perebutkan Gelar
Minggu / 12-07-2026, 14:26 WIB
Senator AS Lindsey Graham Meninggal Mendadak di Usia 71
Minggu / 12-07-2026, 14:26 WIB
Di Tengah Perang, Pembuat Anggur Ukraina Terus Merawat Harapan
Minggu / 12-07-2026, 14:26 WIB
Main Mobile Legends di HP 1 Jutaan, Mungkinkah Tembus 100 FPS?
Minggu / 12-07-2026, 14:22 WIB
PU Genjot Peningkatan Jalan Banda Neira 12,65 Km, Perkuat Logistik Pala dan Pariwisata
Minggu / 12-07-2026, 14:22 WIB
Mengungkap Kepalsuan Sepuluh Tahun Kasus Arbitrase Laut China Selatan
Minggu / 12-07-2026, 14:22 WIB
Polisi Ohio Tewas, Empat Lainnya Terluka dalam Baku Tembak Saat Tangani Panggilan Gangguan
Minggu / 12-07-2026, 14:21 WIB
Senator AS Lindsey Graham Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun
Minggu / 12-07-2026, 14:21 WIB
Ide Hadiah Unik untuk Rayakan World Emoji Day
Minggu / 12-07-2026, 14:21 WIB
Drama Air Mata dan Kontroversi VAR: Kisah Pengusiran Breel Embolo yang Mengubur Mimpi Swiss di Piala Dunia 2026
Minggu / 12-07-2026, 14:18 WIB







