Dunia sepak bola Afrika Selatan berduka. Gelandang timnas Afrika Selatan, Jayden Adams, ditemukan meninggal dunia pada usia 25 tahun.

Kejadian itu terjadi hanya dua pekan setelah Adams membela negaranya di Piala Dunia 2026. Jasadnya ditemukan di sebuah rumah, dan penyebab kematian masih belum diketahui.

>>> FIGC Tunjuk Duet Leonardo dan Paolo Maldini untuk Era Baru Timnas Italia

Kepolisian Afrika Selatan telah membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian pemain muda tersebut.

Ucapan Duka dari Menteri Olahraga

Menteri Olahraga, Seni, dan Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie, menyampaikan rasa terkejut dan duka mendalam. "Sepak bola Afrika Selatan kehilangan salah satu talenta muda terbaiknya," ujarnya.

Adams baru saja tampil di Piala Dunia 2026 bersama timnas Afrika Selatan. Ia mencatatkan tiga penampilan, termasuk sebagai starter saat melawan Meksiko dan Republik Ceko.

Pemain yang memperkuat klub Mamelodi Sundowns itu sebelumnya menjadi bagian penting dalam kesuksesan timnya menjuarai Liga Champions Afrika.

>>> Panduan Memilih Jenis Kopi Indonesia Berdasarkan Karakter Rasa

Ia bergabung dengan Sundowns setahun lalu setelah tampil impresif bersama Stellenbosch.

Sepanjang karier internasionalnya, Adams mengoleksi sembilan caps bersama timnas Afrika Selatan. Meski masih muda, ia dianggap sebagai salah satu prospek terbaik di negaranya.

Federasi sepak bola dan klub belum memberikan pernyataan resmi. Namun, asosiasi pemain Afrika Selatan menyampaikan duka mendalam.

>>> Festival Film Keluarga Dinilai Jadi Model Baru Sosialisasi PP TUNAS

"Kematian telah merenggut salah satu dari kami dengan kejam. Warisan Jayden Adams tidak akan pernah hilang," tulis pernyataan asosiasi.