Alasan Lionel Messi Cs Pakai Pita Hitam saat Argentina vs Swiss
Timnas Argentina tampil dengan ban lengan hitam saat menghadapi Swiss di perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7) pagi WIB.
Laga yang digelar di Stadion Kansas City itu diwarnai nuansa duka sebagai bentuk penghormatan kepada dua sosok yang baru saja meninggal dunia.
>>> FIFA Buka Suara soal Kontroversi Gol Bellingham Diduga Kena Kabel
FIFA memberikan izin kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) untuk penggunaan ban hitam tersebut.
Penghormatan untuk Antonio Rattin
Penghormatan ini ditujukan kepada Antonio Rattin, legenda Boca Juniors dan timnas Argentina yang meninggal dunia di usia 89 tahun.
Rattin dikenal sebagai salah satu ikon sepak bola Argentina.
Gelandang bertahan yang dijuluki El Rata itu menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Boca Juniors dan tim nasional Argentina.
Selama 15 tahun berkarier, Rattin mencatatkan 382 penampilan bersama Boca dan memenangkan empat gelar domestik.
>>> Pertamina Patra Niaga Dukung Program Sosial: Seragam Sekolah, Sembako, dan Pemberdayaan Usaha
Ia juga menjadi simbol permainan keras dan penuh karakter yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Rattin dikenal lewat momen kontroversial di Piala Dunia 1966.
Saat menghadapi Inggris, ia diusir wasit dalam laga tanpa sistem kartu, dan insiden tersebut menjadi salah satu pemicu lahirnya kartu kuning dan merah pada edisi berikutnya.
Di level internasional, Rattin memperkuat Argentina sepanjang 1959 hingga 1969. Ia mencatatkan 21 caps dan tampil di dua edisi Piala Dunia, yakni 1962 dan 1966.
Mengheningkan Cipta untuk Jayden Adams
Sebelum pertandingan dimulai, juga dilakukan satu menit mengheningkan cipta.
>>> Inovasi AI Kredit Pintar Raih Tiga Penghargaan di Asia
Momen tersebut ditujukan untuk mengenang pemain asal Afrika Selatan, Jayden Adams, yang meninggal dunia di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Update Terbaru
Fans Norwegia Bergembira di Awal, Berakhir Kecewa
Minggu / 12-07-2026, 16:07 WIB
Kota Bizantium yang Hilang Ditemukan di Oasis Dakhla Mesir
Minggu / 12-07-2026, 16:07 WIB
India Kutuk Serangan Kapal di Selat Hormuz, Satu Warga Hilang
Minggu / 12-07-2026, 16:07 WIB
Prabowo: 30 Tahun Terakhir Indonesia Dikuasai Paham Ekonomi Neoliberal
Minggu / 12-07-2026, 16:07 WIB
Prabowo Sindir Parpol: Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingan
Minggu / 12-07-2026, 16:07 WIB
Hampir 2 Juta Warga China Timur Dievakuasi Akibat Topan Bavi
Minggu / 12-07-2026, 16:06 WIB
Penembakan di Festival Jalanan Toronto, Dua Orang Tewas
Minggu / 12-07-2026, 16:06 WIB
Prabowo Turunkan Bunga Super Mikro Kredit KDMP Jadi 8 Persen
Minggu / 12-07-2026, 16:02 WIB
Mebius Dust Rilis Trailer Kedua Usai Tayang Perdana
Minggu / 12-07-2026, 16:02 WIB
Even the Student Council Has Its Holes! Rilis Trailer Karakter Hisako Kotobuki Jelang Tayang Oktober
Minggu / 12-07-2026, 16:02 WIB
9 Rekomendasi HP Murah Tapi Bagus Mulai Rp1,5 Jutaan, Layar AMOLED dan 5G
Minggu / 12-07-2026, 16:00 WIB
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rekan dan Penggemar Berduka
Minggu / 12-07-2026, 15:52 WIB
Jorge Jesus Buka Suara soal Masa Depan Ronaldo di Timnas Portugal
Minggu / 12-07-2026, 15:52 WIB
Viral Pengendara Calya Ngamuk Rusak Mini Cooper di Sunter, Ini Sosok Glenn Victor yang Terancam Penjara
Minggu / 12-07-2026, 15:51 WIB







