Otoritas kesehatan Kota New York memerintahkan Museum Solomon R. Guggenheim dan 30 bangunan lain di kawasan Upper East Side untuk membersihkan serta mendisinfeksi menara pendingin mereka.

Perintah ini dikeluarkan setelah struktur tersebut dinyatakan positif mengandung bakteri penyebab penyakit Legionnaires, yaitu pneumonia berat.

>>> Ramalan Zodiak 12 Juli: Cancer Jangan Gengsi, Leo Terlalu Berharap

Museum berbentuk silinder yang ikonik itu termasuk dalam 19 properti yang telah menyelesaikan pekerjaan remediasi yang diwajibkan.

Bangunan lain yang masuk dalam daftar Dinas Kesehatan kota memiliki waktu hingga Sabtu untuk menyelesaikan prosedur disinfeksi.

Pihak berwenang menegaskan bahwa hasil tes positif tidak mengidentifikasi bangunan-bangunan tersebut sebagai sumber pasti wabah regional.

Tes diagnostik yang digunakan tidak dapat membedakan antara bakteri hidup dan mati di dalam sistem air.

Museum tidak pernah ditutup untuk umum selama proses pengujian dan remediasi berlangsung.

"Kota telah mengonfirmasi bahwa tidak ada tindakan tambahan yang diperlukan saat ini, dan ini tidak menimbulkan risiko bagi siapa pun di dalam gedung," demikian pernyataan museum pada Sabtu.

Museum menyebutkan bahwa mereka memiliki perusahaan luar yang melakukan pengujian dan perawatan menara pendingin secara rutin setiap bulan.

Dirancang oleh arsitek legendaris Frank Lloyd Wright, Museum Guggenheim merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.

Data kesehatan menunjukkan lebih dari 50 orang telah didiagnosis menderita penyakit Legionnaires terkait klaster Upper East Side ini.

>>> Viral Pengantin di Jambi Sparing Tinju di Pelaminan, Ini Kisah di Baliknya

Kurang dari 20 pasien masih dirawat di rumah sakit, dan otoritas kesehatan setempat melaporkan tidak ada kematian akibat wabah saat ini.

Situasi ini menyusul wabah besar tahun lalu di Harlem yang menewaskan tujuh orang dan membuat lebih dari 100 orang sakit.