Klaster sebelumnya itu akhirnya dikaitkan langsung dengan menara pendingin yang terkontaminasi di atas Rumah Sakit Harlem dan lokasi konstruksi laboratorium kesehatan masyarakat di dekatnya.

Memahami Risiko Penyakit Legionnaires

Bakteri Legionella biasanya berkembang biak di lingkungan air hangat dan menyebar melalui sistem air gedung seperti bak air panas, kepala pancuran, dan menara pendingin.

Struktur atap ini mengatur suhu untuk sistem pendingin dan bangunan, sehingga tidak memengaruhi pendingin udara dalam ruangan atau air minum.

Para ahli medis menekankan bahwa penyakit Legionnaires tidak menular dari orang ke orang.

Seseorang biasanya tertular infeksi pernapasan dengan menghirup tetesan kecil kabut atau air yang terkontaminasi bakteri.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, gejala seperti demam, batuk, sakit kepala, nyeri otot, dan sesak napas muncul dua hari hingga dua minggu setelah terpapar.

>>> DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Pengunduran Diri Tak Boleh Hambat Proses Hukum

Risiko terkena penyakit ini meningkat signifikan bagi individu berusia 50 tahun ke atas, perokok, pengguna vape, memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, atau memiliki penyakit paru-paru kronis.