Ada pula makam Monsignor Walterus Jacobus Staal yang menyerupai gereja Gotik; ia adalah Vikaris Apostolik Batavia dan uskup Jesuit pertama pada akhir abad ke-19.

>>> Tak Galau Lagi, Akun Medsos Fajar SadBoy Kini Berubah Jadi 'HappyBoy'

Monumen Pastor H. van der Grinten menampilkan patung pastor berjubah di atas pedestal tinggi.

Yang paling unik adalah nisan bertuliskan Hier Rusten yang dihiasi alat musik lira (lyre), yang dalam bahasa Belanda berarti 'di sini beristirahat'.

Kalimat-kalimat berbahasa Belanda masih terukir jelas, seperti Onze Lieveling yang berarti 'kesayangan kami'. Ungkapan itu membuat makam terasa lebih personal, mengingatkan pada keluarga yang pernah berduka.

Tokoh dan Simbol Budaya

Museum ini juga menjadi tempat mengenang sejumlah tokoh. Olivia Mariamne Raffles, istri Thomas Stamford Raffles, memiliki monumen yang dikelilingi pagar besi hijau.

Menurut pengelola, yang ada saat ini adalah prasasti penanda makam.

Ada pula penanda untuk aktivis Soe Hok Gie yang jauh lebih sederhana karena jenazahnya telah dikremasi.

Di area lain, sebuah batu bertuliskan aksara Hanzi menjadi penanda keberadaan komunitas Tionghoa di Batavia.

Beberapa makam menyimpan simbol menarik, seperti makam yang dijaga dua patung singa. Guardian lions melambangkan perlindungan dan penolak roh jahat.

Pada makam yang sama terukir kalimat "Sudah selesai" atau "Telah tergenapi", kutipan dari Injil Yohanes 19:30.

Perpaduan simbol Kristen dengan ornamen singa bergaya Tionghoa memperlihatkan bagaimana berbagai budaya bertemu dan saling memengaruhi di Batavia.

Museum Taman Prasasti tidak hanya menyimpan nisan.

Di salah satu bangunan terdapat peti jenazah Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta yang digunakan dalam prosesi pemakaman kenegaraan.

Ada pula kereta jenazah atau hearse lengkap dengan lonceng penanda iring-iringan.

Koleksi itu menunjukkan bahwa museum ini bercerita tentang tradisi, ritual, dan perjalanan sejarah Indonesia dari masa kolonial hingga setelah kemerdekaan.

>>> Ole Romeny Resmi Tinggalkan Oxford United, Gabung Fortuna Sittard

Di akhir kunjungan, pengunjung bisa mengumpulkan cap museum sebagai penanda pernah singgah.