Geger! 74 Kg Emas Batangan dan Valas Ditemukan di Rumah Diduga Milik Jampidsus di Sentul, Berawal dari Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
Ukuran Teks
Jejak Pencucian Uang dari Kasus Mega Korupsi
Temuan 74 kg emas batangan ini menambah panjang daftar aset mewah yang disita dalam rangkaian kasus korupsi berskala besar yang melibatkan BUMN. Sebelumnya, publik juga dihebohkan dengan temuan uang tunai senilai Rp67,2 miliar di sebuah rumah di kawasan Cipete.
Kasus korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel memang dikenal sebagai kasus yang merugikan negara hingga triliunan rupiah. Modus operandi para pelaku yang menyulap uang hasil korupsi menjadi aset likuid seperti emas batangan dan mata uang asing menunjukkan betapa kompleksnya jaringan pencucian uang yang dibangun untuk menyembunyikan jejak kekayaan haram mereka dari mata hukum.
Penyitaan dalam jumlah masif ini menjadi bukti bahwa aliran dana korupsi tidak hanya dinikmati dalam bentuk fasilitas mewah, tetapi juga ditimbun dalam bentuk aset berharga yang disimpan di tempat-tempat rahasia.
Viral di Media Sosial, Netizen Geram dan Sindir Halus
Unggahan yang memperlihatkan tumpukan emas batangan tersebut sontak memancing reaksi keras dari warganet. Kolom komentar akun @islah_bahrawi langsung dibanjiri oleh berbagai respons, mulai dari rasa tidak percaya, kemarahan, hingga sindiran tajam terkait kesenjangan sosial dan perilaku koruptor di Indonesia.
Banyak warganet yang menyoroti betapa masifnya kekayaan yang ditimbun oleh para oknum tersebut, sementara rakyat kecil harus berjuang keras hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Buset ratusan kilo emas. Gue emas 2 gram aja pakai acara patah," tulis akun @me_putriayuw dengan nada tak percaya, mewakili perasaan banyak warganet yang geram melihat penumpukan harta tersebut.
Di sisi lain, muncul pula sindiran khas warganet terkait gaya hidup hedonis para koruptor yang sering kali terjebak dalam kasus setelah pamer kekayaan. Akun @reza_pdsi05 memberikan komentar menohok, "Besok ani-ani pada siap-siap puasa. Setidaknya coba Senin - Kamis dulu gapapa."
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Pertarungan Keras Black Flag Resynced Mengingatkan pada Assassin's Creed Unity
Sabtu / 11-07-2026, 17:28 WIB
HoWePlay Jadi Debut AI Experience AICO di Industri Hiburan Indonesia
Sabtu / 11-07-2026, 17:27 WIB
FOTILE Luncurkan Cooker Hood Tersembunyi Pertama di Indonesia dengan Smart Synchronize
Sabtu / 11-07-2026, 17:27 WIB
Fitur Android Auto yang Terabaikan Ini Hemat Waktu Lebih dari Navigasi
Sabtu / 11-07-2026, 17:27 WIB
Delegasi RI Takziah ke Makam Ayatollah Ali Khamenei di Mashhad
Sabtu / 11-07-2026, 17:21 WIB
Febrie Adriansyah dan DR Jadi Tersangka Kasus Batu Bara
Sabtu / 11-07-2026, 17:21 WIB
Ziarah Taman Prasasti, Sejarah Batavia yang Berbaring di Batu Nisan
Sabtu / 11-07-2026, 17:21 WIB
Alasan Kasus Eks Jampidsus Febrie Dilimpahkan ke Kejagung
Sabtu / 11-07-2026, 17:21 WIB
Tak Galau Lagi, Akun Medsos Fajar SadBoy Kini Berubah Jadi 'HappyBoy'
Sabtu / 11-07-2026, 17:21 WIB
Ole Romeny Resmi Tinggalkan Oxford United, Gabung Fortuna Sittard
Sabtu / 11-07-2026, 17:21 WIB
10 Makanan Tinggi Purin Pemicu Asam Urat yang Banyak Dikonsumsi Warga RI
Sabtu / 11-07-2026, 17:21 WIB
Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman: Marc Marquez Tercepat, Alex Kedua
Sabtu / 11-07-2026, 17:20 WIB
Komisi III: Kasus Febrie Adriansyah Soal Oknum, Bukan Institusi
Sabtu / 11-07-2026, 17:20 WIB
Penyidik Irak Temukan Rp193 Miliar di Lubang Drainase, Terkait Korupsi Minyak
Sabtu / 11-07-2026, 17:20 WIB







