com, Jumat (10/7).

>>> Polisi Periksa 15 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara

Ia menjelaskan modus yang diduga dilakukan pelaku beragam, mulai dari mengajak korban video call sex (VCS), menginap bersama di hotel, hingga meminta foto atau video bernuansa seksual.

"Pelaku ini mahasiswa angkatan 2025 di Jurusan Akuntansi FEB USU. Dia sering mengajak korban VCS, check in, kemudian meminta korban mengirim foto yang memperlihatkan bagian intim," jelasnya.

Korban mengaku terus-menerus dipaksa meski sudah menolak.

Tidak hanya perempuan, dugaan pelecehan juga terjadi terhadap korban laki-laki dengan pola serupa. Beberapa korban mengaku diikuti hingga ke tempat kos sehingga menimbulkan rasa takut dan trauma.

Kasus ini pertama terungkap setelah teman korban menghubungi pemilik akun @chardtogi_. Korban menunjukkan bukti percakapan berisi ajakan bertemu secara pribadi.

Setelah unggahan dipublikasikan, semakin banyak korban yang melapor. "Awalnya hanya dua atau tiga korban yang memiliki bukti kuat.

Setelah saya unggah, ternyata banyak korban lain yang melapor," ucapnya.

Menurutnya, terduga pelaku telah mengakui kesalahan dan meminta maaf, serta sedang menjalani konseling. Namun, para korban ingin pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Para korban berharap kampus menjatuhkan sanksi tegas. Sebagian juga menginginkan proses hukum, tetapi banyak yang masih takut melapor ke aparat.

Pihak kampus menyatakan akan mengambil tindakan tegas. Dampak pada korban beragam, ada yang trauma hingga harus mengganti nomor telepon.

>>> Call of Duty: Black Ops 1 dan 2 Dikabarkan Tak Akan Hadir di Nintendo Switch

"Harapannya kasus ini segera selesai dan pelaku mendapat sanksi setimpal, baik secara hukum maupun aturan yang berlaku. Yang terpenting, kejadian seperti ini tidak terulang lagi," kata dia.