Pemanggilan timnas datang setelah Piala Soeratin.

Pengalaman pentingnya adalah program Elite Camp di Austria pada Februari-Maret 2026.

>>> Pocketpair: Catatan Patch Palworld 1.0 Melebihi Batas Karakter Steam

Bersama Jupri Kogoya dan Yance Glen Imbiri, ia berlatih di FK Austria Wien, FAC Wien, dan First Vienna FC.

Stenly Meyanu: Pemantauan Senyap dan Adaptasi Mental

Stenly Meyanu asal Merauke tidak menyadari sedang diamati pemandu bakat Timnas setelah Piala Soeratin U-15. "Saya diminta nama dan tinggi badan, ternyata masuk daftar pemusatan latihan," tuturnya.

Sebagai gelandang, Stenly terbiasa menjadi penghubung permainan. Di PFA, ia beradaptasi dengan perubahan mental, lingkungan, dan pelatih baru.

Di Timnas U-17, tuntutan latihan lebih tinggi dengan tekanan cepat.

Yance Glen Imbiri: Disiplin Subuh dan Mimpi Barcelona

Kerja keras, disiplin, dan konsistensi menjadi kunci Yance Glen Imbiri. PFA mengubah total kebiasaan remaja asal Waropen ini.

Sistem akademi membiasakan bangun pukul 05.00 WIT.

Glen bergabung pada 2023 dan akan lulus Juli ini. Sebelum lulus, ia mendapat hadiah berupa panggilan seleksi Timnas U-17.

Ia mengakui persaingan lebih ketat, namun melihatnya sebagai tantangan positif.

Ia menyadari kedisiplinan ini adalah cara mewujudkan mimpi bermain di kompetisi elite Eropa bersama Barcelona.

Keempat pemain kini menjadi bagian skuad Timnas U-17 yang menjalani pemusatan latihan.

>>> The First Descendant: 26 Pemain Diblokir Permanen, 426 Kena Sanksi

Mereka terpilih dalam pertandingan persahabatan melawan Malaysia U-17 di Stadion Manahan pada 4 dan 7 Juli lalu. Laga pertama imbang 0-0, laga kedua menang 3-0.