Empat talenta muda Papua berhasil menggapai mimpi bermain untuk Tim Nasional Indonesia U-17. Mereka adalah Yance Glen Imbiri, Dolvi Salossa, Stenly Meyanu, dan Melki Yatipai.

Di belakang mereka, ada dukungan PT Freeport Indonesia melalui Papua Football Academy (PFA). Akademi ini merupakan program investasi sosial yang diluncurkan pada 31 Agustus 2022.

>>> Hell is Us di Nintendo Switch 2 Mundur ke Oktober 2026

PFA lahir setelah sukses penyelenggaraan PON XX Papua. Program ini memanfaatkan fasilitas olahraga yang telah dibangun di Mimika.

Kisah Melki Yatipai: Panggilan di Tengah Hujan Deras

Melki Yatipai, yang bermain sebagai bek kanan dan gelandang bertahan, mendapat panggilan saat coaching clinic di Mimika Sport Complex.

Saat itu hujan turun deras, namun latihan tetap berjalan.

"Saya bermain dalam pertandingan internal, lalu dipanggil tim pelatih dan perwakilan PSSI untuk ikut pemusatan latihan Timnas U-17.

Saya terkejut dan bangga," ujar Melki.

Pemain yang mengidolakan Sadio Mane ini mengaku PFA mengubah banyak hal, mulai dari taktik, kedisiplinan, hingga kepribadian. Posisinya sebagai bek kanan tak lepas dari arahan pelatih Ardiles Rumbiak.

Dolvi Salossa: Kedisiplinan dan Pengalaman Eropa

Dolvi Salossa, putra legenda Persipura Ortizan Salossa, memulai perjalanannya pada 2023. Ia datang tanpa mimpi tinggi, hanya mencoba kesempatan seleksi PFA.

Bersama PFA, ia menjalani kehidupan baru dengan jadwal latihan padat, pendidikan formal, dan pembinaan karakter. Pola makan, waktu istirahat, dan disiplin waktu tidur perlahan berubah.

Sebagai penyerang, Dolvi mencatat prestasi seperti top skor Barati Cup U-14 2024, Garuda International Cup U-15 2025, dan pemain terbaik Piala Soeratin Nasional U-15 2025.