Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif di tengah proses hukum yang berlangsung.

Hal ini penting agar stabilitas nasional tetap terjaga dan program pembangunan dapat berjalan optimal.

"Yang tidak kalah penting adalah menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan sebagai sesama anak bangsa.

Hanya dengan suasana yang aman, bersatu, dan saling percaya, kita dapat menyelesaikan berbagai persoalan bangsa serta mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.

Sebelumnya, Polri melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi dan menyita barang bukti berupa emas batangan, uang tunai berbagai mata uang, serta dokumen dan barang elektronik.

Kepala Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri Irjen Totok Suharyanto menjelaskan penyidikan dilakukan melalui skema joint investigation bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Tiga perkara yang diusut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara PLN yang diduga memicu blackout, kasus PT ASABRI, serta dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, anak usaha Krakatau Steel.

>>> Kisah Haru Istri Bangunkan Suami Koma dengan Gigit Jari Kaki

Hingga kini, Polri belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam ketiga perkara tersebut.