Calon Kuat PM Inggris Bela Palestina, Janji Tekan Israel soal Gaza
Calon Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyatakan akan meningkatkan tekanan terhadap Israel terkait konflik di Jalur Gaza, Palestina.
Dalam wawancara dengan The Guardian, Burnham mengatakan London seharusnya bisa memberikan tekanan lebih besar kepada Israel atas situasi di Gaza.
>>> Penjualan Mobil Baru Semester I 2026 Naik 15,9 Persen
Ia menilai Perdana Menteri sebelumnya, Keir Starmer, tidak mengambil langkah yang tepat dalam menanggapi agresi militer Israel di Gaza.
"Saya minta maaf atas hal itu. Tanggapannya sering tidak memadai.
Kita perlu berbuat lebih baik," kata Burnham, seperti dilansir AFP.
Burnham menegaskan Inggris terlalu lambat dalam menyerukan gencatan senjata di Gaza, meskipun telah mengambil beberapa langkah penting.
"Sekarang kita harus berbuat lebih banyak untuk memperkuat pendekatan kita," ujarnya.
Sanksi dan Larangan Perdagangan Jadi Opsi
Sanksi lebih lanjut oleh Inggris menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan Burnham. Ia juga berniat melarang perdagangan untuk menghentikan permukiman ilegal Israel.
>>> Jampidsus Febrie Buka Suara soal Respons Polri Tangani Kasus Korupsi
"Tidak ada kontradiksi antara pendekatan tanpa toleransi terhadap antisemitisme dan meminta pertanggungjawaban pemerintah Netanyahu.
Saya akan selalu mengambil pendekatan yang adil dan seimbang serta membela apa yang benar," ucapnya.
Burnham digadang-gadang menjadi calon kuat penerus Starmer, yang mengundurkan diri pada 22 Juni lalu.
Mantan wali kota Manchester tersebut kini menjabat anggota DPR dari Partai Buruh setelah dilantik beberapa jam sebelum Starmer mundur.
Di masa pemerintahan Starmer, Partai Buruh telah memberikan sanksi kepada menteri Israel yang dituduh memicu kekerasan di Tepi Barat, menangguhkan negosiasi perdagangan bebas dengan Israel, dan secara resmi mengakui Negara Palestina.
Namun, para pembela Palestina merasa tindakan tersebut belum cukup.
>>> Rachmat Gobel Wafat, Zulhas hingga Hatta Rajasa Melayat ke Rumah Duka
Jajak pendapat menunjukkan sebagian pemilih beralih dari Partai Buruh ke Partai Hijau, yang pemimpinnya menuduh Israel melakukan genosida di Palestina.
Update Terbaru
OJK Beberkan Skema Universal Banking di PFII, Bisa Layani Asuransi hingga Kripto
Jumat / 10-07-2026, 13:10 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 10 Juli: Aquarius Harmonis, Pisces Curiga
Jumat / 10-07-2026, 13:09 WIB
Dekorasi Pernikahan Dihancurkan Vandal, Warga Sekota Gotong Royong Selamatkan Hari Bahagia
Jumat / 10-07-2026, 13:09 WIB
Mobil Listrik Belum Sepenuhnya Ramah Lingkungan, Ini Sebabnya
Jumat / 10-07-2026, 12:59 WIB
Tiffany Haddish Akhiri Tugas Host Tamu dengan Baca Surat Penggemar
Jumat / 10-07-2026, 12:49 WIB
Armiger Entertainment Luncurkan Kampanye Kickstarter untuk Pilot Anime Tenchi Galaxy
Jumat / 10-07-2026, 12:45 WIB
Future Rilis Album Studio Kesepuluh 'The Real Me'
Jumat / 10-07-2026, 12:44 WIB
Paus Abu-Abu Terdampar Massal di Pantai Pasifik, Aktivis Desak Perlindungan Federal
Jumat / 10-07-2026, 12:44 WIB
Tes DNA Ungkap Pembuat Film Adalah Cucu Charles Manson
Jumat / 10-07-2026, 12:43 WIB
Arizona Diamondbacks Kalahkan San Diego Padres Berkat Home Run Nolan Arenado
Jumat / 10-07-2026, 12:43 WIB
Film Dokumenter Hulu Ungkap Pembuat Film Temukan Kakeknya Charles Manson
Jumat / 10-07-2026, 12:42 WIB
IU dan Lee Jong-suk Akhiri Hubungan Empat Tahun, Kembali Jadi Rekan
Jumat / 10-07-2026, 12:42 WIB
Pemerintah Diminta Tak Lengah Meski Fundamental Ekonomi dan Fiskal Kuat
Jumat / 10-07-2026, 12:42 WIB
Menkes Ajak Kreator TikTok Edukasi Pola Makan Sehat Lewat Tren
Jumat / 10-07-2026, 12:42 WIB







