>>> FIFA Akhirnya Buka Suara soal Kontroversi Mesir vs Argentina di Piala Dunia 2026

Hasil pada tikus sehat berbeda. Meningkatkan CTSB pada tikus sehat justru mengganggu fungsi memori.

Ini menunjukkan CTSB mungkin melindungi otak hanya dalam kondisi stres Alzheimer.

Apa Artinya bagi Olahraga

Temuan ini memperkuat bukti bahwa olahraga bermanfaat bagi otak sebagian melalui sinyal dari otot. Ini bukan bukti bahwa latihan kekuatan mencegah Alzheimer pada manusia.

Namun, bukti yang ada menghubungkan aktivitas fisik teratur dengan kesehatan otak dan kardiovaskular yang lebih baik. Latihan kekuatan membantu menjaga massa otot, kekuatan, keseimbangan, dan kesehatan metabolisme.

Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan 150-300 menit aktivitas aerobik sedang per minggu, atau 75-150 menit aktivitas berat, ditambah latihan penguatan otot setidaknya dua kali seminggu.

Yang Bisa Dilakukan Sekarang

Tidak ada yang boleh mengejar satu protein sebagai pengobatan Alzheimer. Belum ada terapi cathepsin B yang disetujui, dan studi ini tidak mendukung eksperimen dengan suplemen.

Yang didukung bukti adalah gerakan teratur.

Berjalan, bersepeda, berenang, latihan kekuatan, dan latihan keseimbangan semuanya mendukung kesehatan otak, mobilitas, dan kemandirian seiring bertambahnya usia.

Orang dengan masalah memori sebaiknya memulai dengan evaluasi medis.

>>> Prabowo Janjikan Bintang Penghargaan untuk Pejabat Sukseskan B50

Gejala kognitif bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk efek samping obat, masalah tidur, depresi, penyakit tiroid, atau penyakit pembuluh darah.