Penyiar Prancis TF1 menyatakan bahwa kemitraan pentingnya dengan Netflix telah membuahkan hasil yang luar biasa. Perusahaan melaporkan angka streaming rekor kurang dari sebulan setelah perjanjian mulai berlaku.

Kolaborasi yang diluncurkan di Prancis pada Juni ini menandai pertama kalinya Netflix bermitra dengan penyiar nasional gratis-ke-udara.

>>> Fitur Backup Data Android dari Google Tak Bisa Digunakan di Galaxy

Tujuannya adalah mendistribusikan siaran langsung dan program on-demand.

Menurut TF1, kesepakatan ini secara signifikan meningkatkan jumlah penonton di beberapa acara terbesarnya. Konten TF1 juga berhasil masuk dalam peringkat paling banyak ditonton Netflix di Prancis.

Kesuksesan awal ini menjadi perhatian para penyiar dan platform streaming di seluruh dunia. Mereka melihatnya sebagai model potensial untuk kemitraan media di masa depan.

Rekor Streaming Setelah Peluncuran Netflix

TF1 mengungkapkan bahwa final Koh-Lanta, serial realitas bertahan hidup yang sudah lama berjalan, menarik 8,3 juta streaming harian unik pada 25 Juni.

Angka tersebut menjadi rekor baru perusahaan.

TF1 juga melaporkan peningkatan jumlah penonton yang kuat untuk Secret Story dan drama Good American Family. Kedua acara tersebut dilisensikan TF1 untuk pemirsa Prancis.

Selama minggu pertama kolaborasi, TF1 mengatakan streaming harian uniknya meningkat 16%. Beberapa program masuk dalam daftar tren Netflix Prancis.

>>> Galaxy Glasses Samsung Bisa Sarankan Musik Sesuai Lingkungan

CEO TF1 Rodolphe Belmer berkomentar, "Kami mencapai target audiens [untuk kesepakatan Netflix], yang awalnya ditetapkan untuk jangka waktu 18 bulan, dalam waktu kurang dari tiga minggu.

Awal yang kuat ini menegaskan nilai kemitraan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan selera publik terhadap konten kami."

Berdasarkan perjanjian, pelanggan Netflix di Prancis dapat mengakses saluran langsung TF1. Mereka juga bisa menikmati program dari platform streaming TF1+ tanpa meninggalkan aplikasi Netflix.

TF1 juga menyebut kinerja iklan di Netflix sebagai "sangat baik". Pendapatan disebut sebanding dengan yang dihasilkan melalui TF1+, meskipun perusahaan tidak mengungkapkan angka keuangan.

Kemitraan ini menarik perhatian industri karena mewakili strategi yang berbeda dari konsolidasi penyiar tradisional. Alih-alih bersaing langsung dengan layanan streaming global, TF1 memilih mendistribusikan kontennya melalui Netflix.

Model hibrida ini dapat memengaruhi perjanjian serupa di negara lain.

>>> Rudal Anti-Drone Murah dan Cepat: Senjata Baru Ukraina

Perusahaan media lain sudah mulai menjajaki pengaturan serupa, seperti Prime Video yang menandatangani perjanjian dengan France Télévisions, M6, dan RTVE Spanyol.