Ia menambahkan bahwa pertunjukan itu menginspirasinya untuk akhirnya membaca Journey to the West.

Penduduk Los Angeles dan YouTuber Steven He, yang telah memainkan Black Myth: Wukong selama dua tahun terakhir, juga berbicara kepada Xinhua tentang pengalamannya.

Konser ini menghidupkan kembali semua adegan, gerakan, dan emosi yang berkesan dari game. Musiknya sangat menginspirasi,” ujarnya.

Tur Global Terus Perkenalkan Budaya China Melalui Game

Pertunjukan di Los Angeles mengikuti 39 konser di 19 kota di China selama 2024 dan 2025.

Tur internasional akan berlanjut ke kota-kota besar termasuk New York, Singapura, dan Bangkok.

Li Jiaqi, produser audio Black Myth: Wukong, mengatakan kepada Xinhua bahwa rangkaian konser global ini dirancang lebih dari sekadar acara musik langsung.

Ia menjelaskan bahwa konser ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan komunitas game di seluruh dunia sambil memperkenalkan budaya China melalui musik.

Kesuksesan konser ini mencerminkan bagaimana Black Myth: Wukong telah berkembang dari game action RPG laris menjadi fenomena budaya yang lebih luas.

>>> Anak Muda Tinggalkan Barang Mewah, Beralih ke Kristal Keberuntungan

Musik dan identitas artistiknya terus menarik penggemar jauh melampaui game itu sendiri.