Orang tua dapat mengenalkan strategi sederhana: tenangkan diri dengan menarik napas dalam-dalam, sampaikan pendapat secara tegas dengan kalimat singkat dan jelas, gunakan bahasa tubuh percaya diri seperti berdiri tegak dan menatap lawan bicara, serta berbicara dengan suara mantap tanpa berteriak.

Keterampilan ini sangat berguna ketika anak menghadapi tekanan dari teman sebaya atau situasi yang membuatnya tidak nyaman.

7. Berlatih setiap hari dan hargai prosesnya.

Keberanian berbicara tidak terbentuk dalam semalam.

Biasakan anak untuk berbicara untuk dirinya sendiri setidaknya sekali setiap hari.

Anak yang lebih kecil dapat dilatih memesan makanan sendiri di restoran atau menjawab pertanyaan guru di kelas.

Sementara itu, anak yang lebih besar dapat dilibatkan dalam aktivitas yang membutuhkan komunikasi mandiri sesuai usianya.

Yang tidak kalah penting, beri apresiasi atas setiap usaha yang mereka lakukan.

Ketika anak melakukan kesalahan atau merasa gagal, yakinkan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari proses belajar.

>>> Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: 8 Tim Terbaik Bertarung

Dukungan dan kepercayaan dari orang tua akan menjadi modal besar bagi anak untuk terus berkembang.