Menurut Trump, upaya bernegosiasi dengan Teheran tidak lagi memiliki manfaat. "Sejauh yang saya ketahui, berurusan dengan mereka hanya membuang-buang waktu," katanya.

Trump juga menuding Iran telah menyimpang dari kesepakatan yang sebelumnya dicapai terkait isu nuklir dan gencatan senjata.

Ketegangan kedua negara meningkat setelah AS melancarkan serangan terhadap puluhan target militer Iran sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyerang puluhan target militer AS di sejumlah negara kawasan Teluk.

Di tengah eskalasi tersebut, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh Washington telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Ia menyoroti serangan terbaru AS, penerapan kembali sanksi terhadap ekspor minyak Iran, hingga dukungan Washington terhadap operasi militer Israel di kawasan.

>>> Georgina Beri Reaksi Menyentuh Usai Ronaldo Umumkan Pensiun dari Piala Dunia

"Era bullying dan pemerasan telah berakhir. Kami tidak akan tunduk," tegas Ghalibaf.