Gunung Kawi merupakan gunung berapi tua yang tidak aktif dan menjadi destinasi favorit pendaki serta peziarah di Jawa Timur.

Terletak di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar, gunung ini menawarkan petualangan alam, sejarah mistis, dan pemandangan memukau.

>>> 6 Tone Up Cream untuk Flek Hitam dengan Niacinamide dan Vitamin C

Bagi yang bertanya "Gunung Kawi bayar berapa?" , biaya aksesnya sangat terjangkau.

Harga Tiket Masuk Gunung Kawi

Tiket pendakian jalur resmi hanya Rp20.000 per orang.

Untuk area ziarah Pesarean Gunung Kawi, tiket masuk Rp5.000–Rp10.000.

Biaya parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Beberapa spot wisata di lereng seperti Taman Wisata Selo Agung atau Umbulan Tanaka memiliki tarif Rp5.000–15.000.

Pendaki disarankan melakukan registrasi online atau di basecamp untuk keamanan.

Lokasi dan Karakteristik Gunung Kawi

Gunung Kawi memiliki ketinggian 2.551 mdpl dengan puncak tertinggi bernama Puncak Batu Tulis atau Puncak Kawinajang.

Gunung ini bagian dari Pegunungan Putri Tidur dan menawarkan panorama ke arah Gunung Butak, Mahameru, serta perkebunan teh di Blitar.

Suasana di Gunung Kawi cenderung sepi dan mistis, berbeda dengan gunung ramai seperti Bromo atau Semeru.

Banyak pendaki datang bukan hanya untuk mencapai puncak, tetapi juga berziarah ke Pesarean Gunung Kawi.

Sejarah dan Cerita Mistis Gunung Kawi

Gunung Kawi menyimpan legenda tentang pertapaan tokoh kerajaan seperti Prabu Kamuswara dari Kediri atau Mpu Sindok dari Mataram Kuno.

Area Keraton Gunung Kawi di lerengnya menjadi bukti jejak sejarah tersebut.

Nuansa spiritual yang kental membuat banyak peziarah datang untuk selamatan atau ritual.

Jalur Pendakian Populer

Via Precet di Wagir, Malang, merupakan jalur paling populer dengan estimasi 6–8 jam ke puncak.