Danantara Indonesia resmi meluncurkan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE) yang pertama. Denpasar, Bali, dipilih sebagai lokasi pilot project nasional.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), anak usaha Danantara. Fasilitas PSEL Denpasar dirancang mampu mengolah hingga 1.500 ton sampah per hari.

>>> Farrah Abraham Rilis Video Seks AI, Klaim Penuh Kendali

Teknologi yang digunakan adalah moving grate incinerator yang memenuhi standar European Union Industrial Emissions Directive (EU IED). Dengan demikian, proses pembakaran sampah tetap ramah lingkungan.

Langkah ini merupakan respons terhadap masalah gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang selama ini menjadi persoalan serius.

>>> Mantan Calon Gubernur Florida Andrew Gillum Didakwa Setelah Ditangkap

Sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan daya saing ekonomi nasional.

Melalui proyek ini, Danantara berharap dapat membangun ekosistem pengelolaan sampah yang terintegrasi. Selain mengurangi volume sampah, listrik yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan publik.

>>> Influencer Connor Murphy Sedang Produksi Dokumenter Sebelum Meninggal

Keberhasilan proyek di Denpasar diharapkan menjadi model bagi daerah lain di Indonesia. Pemerintah menargetkan pengembangan lebih banyak fasilitas WtE untuk mengatasi darurat sampah di berbagai kota.