Para astronom kembali menemukan tanda-tanda yang menggairahkan dalam pencarian kehidupan di luar Bumi.

Planet GJ 3378 b, yang berjarak sekitar 25 tahun cahaya dari Bumi, kini menjadi sorotan setelah analisis terbaru mengungkapkan karakteristik yang lebih menjanjikan.

>>> Consistent Luncurkan Headset Gaming BassX Wired di India

Sejak penemuan pertama planet di luar tata surya pada tahun 1990-an, ilmuwan telah mengidentifikasi lebih dari 6.000 planet.

GJ 3378 b adalah salah satu yang paling menarik karena letaknya yang relatif dekat.

Massa Lebih Ringan dari Perkiraan Awal

Awalnya, GJ 3378 b diperkirakan memiliki massa 5,26 kali massa Bumi berdasarkan data dari spektrograf SPIRou.

Namun, analisis ulang dengan data tambahan dari teleskop Hobby-Eberly dan WIYN mengubah angka tersebut.

Kini massa minimum planet itu diperkirakan hanya 2,3 massa Bumi, dengan periode orbit 21,45 hari.

Massa yang lebih rendah ini penting karena planet di atas 4-5 massa Bumi cenderung memiliki selubung gas tebal seperti Neptunus mini.

Dengan massa 2,3 massa Bumi, GJ 3378 b kemungkinan besar memiliki komposisi batuan.

Para peneliti memperkirakan radiusnya sekitar 1,29 kali radius Bumi, meskipun kepadatan, kondisi permukaan, dan atmosfernya masih belum diketahui.

Berada di Zona Layak Huni

GJ 3378 b terletak di dalam zona layak huni konservatif bintangnya. Wilayah ini memungkinkan planet berbatu dengan atmosfer yang sesuai untuk mempertahankan air cair di permukaan.

Planet ini menerima sekitar 90% energi yang diterima Bumi dari Matahari, menjadikannya lebih temperat dibandingkan kebanyakan planet di dekat bintang katai merah.

Namun, lokasi saja tidak menjamin kelayakhunian.

Planet juga membutuhkan tekanan atmosfer yang tepat, komposisi kimia yang sesuai, dan stabilitas iklim jangka panjang. Tanpa atmosfer, air cair tidak dapat bertahan di permukaan.