>>> Noise REP Band: Pelacak Kebugaran Tanpa Layar dengan AI Diluncurkan

Misteri Atmosfer

Pertanyaan terbesar adalah apakah GJ 3378 b berhasil mempertahankan atmosfernya.

Bintang katai merah lebih dingin dari Matahari, tetapi bisa sangat aktif di awal kehidupannya, mengikis atmosfer planet-planet di dekatnya.

Studi terbaru menempatkan GJ 3378 b dekat dengan apa yang disebut astronom sebagai "garis pantai kosmik", batas kasar antara planet yang mungkin mempertahankan atmosfer dan yang kehilangannya akibat radiasi bintang.

Kecepatan lepas planet ini, sekitar 15 kilometer per detik, berada tepat di garis pemisah tersebut.

Jika atmosfernya masih ada, planet ini menjadi target kuat untuk studi kelayakhunian di masa depan.

Keterbatasan Teleskop Saat Ini

Mempelajari atmosfer planet berbatu kecil paling efektif saat planet tersebut transit, yaitu melintas di depan bintangnya.

Namun, GJ 3378 b ditemukan melalui metode kecepatan radial, yang tidak mengonfirmasi apakah planet itu transit.

Misi Habitable Worlds Observatory yang direncanakan NASA dapat mengubah situasi ini.

Misi tersebut bertujuan untuk mencitrakan planet berbatu temperat di sekitar bintang terdekat dan mencari tanda kimia, termasuk biosignature, tanpa memerlukan transit.

Planet Kecil, Pertanyaan Besar

Bintang katai merah adalah bintang paling umum di Bima Sakti.

Jika planet-planet di sekitarnya secara teratur mempertahankan atmosfer, dunia yang berpotensi layak huni bisa sangat umum di galaksi.

Sebaliknya, jika aktivitas bintang membuat sebagian besar planet kehilangan atmosfer, pencarian kehidupan mungkin perlu lebih bergantung pada jenis bintang lain.

>>> Apakah Ada Kacamata Hitam Minus? Ini 3 Pilihan Terbaik dengan Lensa Polarized Harga Murmer

GJ 3378 b, yang cukup dekat untuk dipelajari instrumen masa depan, dapat membantu menjawab skenario mana yang benar.