Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan satu unit kendaraan tangki air multifungsi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Kendaraan ini merupakan bagian dari dukungan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

>>> iPhone Lipat Apple Akui Samsung sebagai Pemimpin Industri

Penyerahan dilakukan di Gayo Petro Hotel, Takengon, Aceh, pada Rabu (8/7). Tito didampingi Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA.

Kendaraan berukuran lebih ringkas dipilih agar bisa menjangkau permukiman di kawasan pegunungan dengan akses jalan sempit dan berkelok.

Menurut Tito, kendaraan ini lebih sesuai dengan kondisi geografis Aceh Tengah dan Bener Meriah dibandingkan tangki berukuran besar.

"Bahkan bisa masuk ke permukiman. Kalau yang besar kan tidak bisa masuk.

Kalau (untuk) daerah pegunungan (seperti ini lebih) cocok yang kecil kaya gini karena jalannya berkelok-kelok," ujar Tito.

>>> Samsung Mulai Produksi Massal SSD PCIe 6.0 Pertama, Kecepatan Dua Kali Lipat

Ia berharap kendaraan dapat dimanfaatkan optimal untuk mendukung pelayanan masyarakat selama rehabilitasi dan rekonstruksi, baik untuk kebutuhan air bersih maupun penanganan darurat.

Safrizal menjelaskan, kendaraan tangki air memiliki kapasitas 4.000 liter dan dilengkapi sistem penyemprot bertekanan 3-4 bar yang mampu menjangkau hingga sekitar 30 meter.

Kendaraan ini dapat digunakan untuk mendistribusikan air bersih ke hunian sementara, membersihkan lingkungan terdampak bencana, hingga membantu pemadaman kebakaran.

"Jadi untuk permukiman juga bisa digunakan. Juga bisa digunakan untuk memenuhi air di huntara," tutup Safrizal.

>>> Wamen Stella Bantah 60.000 Calon Mahasiswa Gagal Kuliah karena Ekonomi

Melalui dukungan sarana operasional ini, Satgas PRR dan Kemendagri berharap dapat mengoptimalkan pelayanan dasar kepada masyarakat terdampak, seiring upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah.