Kenaikan biaya komponen diperkirakan akan menghantam keras ponsel kelas menengah dan bawah.

Sebuah laporan baru dari Omdia mengungkapkan bahwa harga RAM dan memori kini mencapai 59 hingga 64 persen dari total biaya ponsel seharga $400 atau kurang.

>>> Bocoran Pixel 11: Google Naikkan Storage Dasar ke 256GB, Harga Ikut Melonjak

Pada kuartal ketiga 2025, komponen serupa hanya berkisar 31 hingga 33 persen. Artinya, harga hampir dua kali lipat dalam waktu kurang dari setahun.

Kenaikan ini terjadi di atas kenaikan sebelumnya, sehingga semakin memberatkan produsen ponsel murah. Omdia memperkirakan pasar ponsel di bawah $400 akan menurun hingga 22 persen.

Dampak pada Produsen Ponsel Murah

Produsen ponsel murah biasanya beroperasi dengan margin tipis. Kenaikan biaya komponen menjadi bencana bagi mereka.

Sementara itu, penjualan ponsel di atas $400 diperkirakan masih meningkat.

>>> Moto Tag 2 4-Pack Kini Turun Harga Jadi Rp1,1 Juta, Lebih Hemat 30 Dolar

Pada ponsel flagship, biaya RAM dan penyimpanan hanya sebagian kecil dari total harga, sehingga kenaikan lebih mudah diserap.

Konsumen ponsel murah sangat sensitif terhadap harga. Jika harga naik, banyak yang akan menunda pembelian.

Alternatifnya, produsen bisa menurunkan spesifikasi, seperti menggunakan prosesor lama. Namun, hal ini berisiko membuat ponsel kurang menarik.

>>> HRW: Kekerasan terhadap Mahasiswa LGBT di Indonesia Meningkat

Situasi ini kemungkinan akan menghasilkan ponsel yang lebih buruk, lebih mahal, atau kombinasi keduanya. Jika ponsel Anda masih berfungsi baik, tahun ini bukan waktu yang tepat untuk upgrade.