Insentif Rp5,4 Miliar untuk Divisi Chip Picu Kecemburuan di Samsung
Samsung Electronics baru saja menyetujui bonus sekitar US$26,6 miliar untuk karyawan divisi DS (Device Solutions) yang menangani bisnis chip.
Rata-rata bonus per karyawan mencapai US$339.000 atau sekitar Rp5,4 miliar.
>>> 3 Inovasi Samsung yang Mengubah Ponsel Lipat Selamanya
Bonus tersebut diberikan secara merata kepada seluruh karyawan divisi DS, termasuk mereka yang gaji tahunannya kurang dari seperempat jumlah bonus tersebut.
Namun, kebijakan ini memicu kecemburuan di divisi lain.
Karyawan divisi DX (Device eXperience) yang bertanggung jawab atas smartphone, TV, dan peralatan rumah tangga mengungkapkan ketidakpuasan mereka.
Mereka merasa tidak adil karena tidak mendapatkan bonus serupa, meskipun kedua divisi berada di bawah satu perusahaan yang sama.
Protes di Papan Internal
Di papan pesan internal Samsung, seorang karyawan DX menulis, "Semoga divisi DX Samsung Electronics beristirahat dengan damai," disertai gambar karangan bunga dengan pita hitam.
Unggahan ini mencerminkan kekecewaan mendalam.
Beberapa karyawan juga menyoroti CEO dan kepala divisi DX, TM Roh.
Mereka mengatakan bahwa meskipun ia mungkin menerima banyak bonus tahun ini, keuntungan operasional rekor Samsung tidak akan mengalir ke divisi DX.
Ketimpangan Kinerja dan Dampaknya
Dalam beberapa kuartal terakhir, divisi DS mencatat pendapatan dan laba yang luar biasa berkat lonjakan harga chip memori akibat permintaan AI.
Sementara itu, divisi DX kurang menguntungkan.
Karyawan DX juga menyadari bahwa sebagian kinerja gemilang DS justru merugikan mereka.
>>> Jalan Kaki 10.000 Langkah Sehari: Perubahan Tak Terduga pada Tubuh Anda
DX tidak mendapatkan harga preferensial untuk chip memori atau chipset, sehingga harus menanggung harga tinggi yang mengurangi margin keuntungan.
Beberapa pihak bahkan menyarankan agar DX tidak terikat kewajiban sourcing internal dan bebas memilih pemasok berdasarkan harga.
Update Terbaru
Ronaldo Akui Wajar Menangis usai Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Selasa / 07-07-2026, 19:57 WIB
PDIP dan PKS Soroti Rp67 Triliun Anggaran Pendidikan 2025 Tak Terserap
Selasa / 07-07-2026, 19:57 WIB
Argentina Sempurna di Piala Dunia 2026, Scaloni Minta Publik Tak Terlalu Berekspektasi
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Gaya Simpel Irish Bella di Pernikahan Adik, Bergaun Marun
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Khiban, Tabrak Warna hingga Cupro: Tren Abaya di Tahun 2026
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Spanyol Gelar Modernisasi Angkatan Laut Terbesar dalam Dekade, 37 Kapal Perang dan 4 Kapal Selam S-80
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Mau Internet 100 Mbps? Sabar, Komdigi Masih Kejar Blank Spot Dulu
Selasa / 07-07-2026, 19:56 WIB
Mantan Pejabat Nanjing Divonis Mati karena Terima Suap Rp5 Triliun
Selasa / 07-07-2026, 19:53 WIB
Home Credit Indonesia Garap Pengunjung di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Selasa / 07-07-2026, 19:53 WIB
Telkom Perkuat Ekosistem Talenta Digital Lewat Kolaborasi Telkom University-NUS
Selasa / 07-07-2026, 19:53 WIB
Aplikasi Android Bantu Saya Merapikan Garasi dan Menemukan Barang yang Terlupakan
Selasa / 07-07-2026, 19:52 WIB
4 Tugas yang Tidak Lagi Saya Gunakan Google Search Setelah Gemini Lebih Baik
Selasa / 07-07-2026, 19:52 WIB
PM Modi Terima Penghargaan Sipil Tertinggi Indonesia, Bintang Adipurna
Selasa / 07-07-2026, 19:52 WIB
Suami Penari Taylor Swift Bela Istrinya yang Dikritik soal Gaun di Pernikahan
Selasa / 07-07-2026, 19:52 WIB







