Perayaan ulang tahun ke-61 Telkom Indonesia tidak hanya diisi dengan acara internal.

Perusahaan juga meluncurkan gerakan digital #SpillUMKM yang mengajak masyarakat mempromosikan produk dan jasa UMKM melalui media sosial.

>>> Strava Jadi Pemungut PPN 11%, Ini Dampaknya bagi Pengguna

Inisiatif ini merupakan bagian dari program "UMKM Aggregator Movement". Tujuannya memperluas eksposur pelaku UMKM di ruang digital dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Melalui tagar #SpillUMKM, pengguna media sosial diminta membagikan rekomendasi produk atau jasa UMKM yang mereka kenal.

Harapannya, semakin banyak konten yang beredar akan membantu pelaku usaha menjangkau pasar lebih luas.

Gerakan ini juga menjadi komitmen Telkom memperkuat ekosistem digital bagi UMKM binaan TelkomGroup, mitra UKM Indibiz, dan UMKM umum.

Menurut Telkom, digitalisasi tidak hanya soal toko online atau akun media sosial, tetapi bagaimana pelaku usaha bisa lebih mudah ditemukan calon pelanggan.

Dampak bagi UMKM dan Ekosistem Digital

Selain meningkatkan visibilitas, UMKM yang mengikuti program ini berkesempatan mengembangkan kapasitas bisnis secara bertahap.

Telkom menyebut pengembangan tersebut mencakup level Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga Go Global.

>>> Industri Pembayaran Digital Tumbuh, Jalin Catat Kenaikan Layanan Digital 38%

UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Sektor ini menyumbang lebih dari 61 persen terhadap PDB Indonesia dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

Melalui gerakan kolaboratif ini, Telkom berharap terbentuk ekosistem digital yang inklusif dengan mempererat hubungan antara pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.

Momentum ulang tahun ke-61 juga dimanfaatkan untuk memperkuat pengembangan talenta digital melalui AIcosystem, ekosistem AI yang mengintegrasikan berbagai kapabilitas di lingkungan TelkomGroup.

Telkom menggelar kompetisi AI Tell You yang mengajak kreator lokal memanfaatkan AI untuk menghasilkan karya video.

Sekitar 700 karya dikirimkan peserta dari berbagai daerah dan dinilai oleh profesional industri kreatif dan digital.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan transformasi perusahaan tidak hanya menyangkut perubahan internal, tetapi juga memberikan nilai bagi masyarakat.

"Transformasi TLKM 30 bukan sekadar proyek perusahaan, tetapi pilihan untuk menjadi lebih cepat mengambil keputusan, lebih berani berinovasi, dan lebih fokus menghadirkan nilai," ujarnya.

>>> Mowilex Edukasi Orang Tua Pilih Cat Aman untuk Kamar Anak

Ia menambahkan, dengan semangat sinergi transformasi, Telkom diharapkan tetap relevan, kompetitif, dan menjadi penggerak utama transformasi digital Indonesia.